Sabtu, 20 Jun 2026 06:25 WIB

Cawabup Djoko Susanto Siapkan Konsep Strategis Ketahanan di Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 27 Okt 2024 15:00 WIB
Gus Fawait - Djoko Susanto memaparkan ketahanan pangan dalam debat pertama. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Gus Fawait - Djoko Susanto memaparkan ketahanan pangan dalam debat pertama. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon wakil bupati Jember nomor urut 2 Djoko Susanto menyiapkan konsep dan strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan di Jember.

Hal tersebut disampaikan pendamping Gus Fawait saat debat pertama di New Sari Utama Jember, Sabtu malam (26/10/2024).

Baca Juga: Refleksi Setahun, Muhammad Fawait: 2026 Tahun Pembuktian Percepatan Pembangunan

Sebagai kabupaten yang merupakan salah satu memiliki kekayaan alam yang luar biasa secara nasional, Djoko akan memanfaatkan pertanian yang ada.

Menurutnya, ketahanan pangan bisa dilakukan melalui modernisasi sektor pertanian dengan konsep corporate farming dan pendekatan spasial.

Corporate farming merupakan solusi inovatif yang bertujuan mengonsolidasikan lahan-lahan pertanian menjadi hamparan yang luas, hingga mempermudah penerapan teknologi pertanian modern.

“Sehingga pendekatan perindustrian pertanian akan dengan setan mudah dilakukan," kata Djoko.

Baca Juga: Setahun Pimpin Jember, Muhammad Fawait Fokus Perkuat Pelayanan Dasar

Konsep lain yang ia soroti adalah pengembangan pertanian spasial, yang berarti penanaman komoditas tertentu pada wilayah yang sesuai dengan karakteristik tanah dan iklimnya.

Pertanian spasial ini bertujuan, untuk mendapatkan keanekaragaman pangan. Dengan pendekatan pertanian spasial, komoditas tertentu akan ditanam pada daerah tertentu, sesuai kesuburan tanah.

Seperti Desa Klungkung dan Bintoro, yang merupakan dataran tinggi sangat cocok untuk komoditas hortikultura, sedangkan wilayah lain seperti Puger dan Ambulu cocok untuk komoditas padi.

Baca Juga: Gus Fawait, Bupati dengan Kepuasan Tertinggi Versi Republic Institute

Dengan ini, ia optimistis mencapai swasembada pangan, serta menjadi pemasok utama komoditas pertanian di tingkat nasional.

Djoko menekankan, sektor pertanian harus ditempatkan sebagai prioritas dalam pembangunan daerah, mengingat potensinya Jember sangat besar.

"Dengan konsep tersebut, kami yakin akan menjadikan Jember sebagai lumbung pangan nasional dan mensejahterakan masyarakat," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.