Minggu, 21 Jun 2026 21:38 WIB

Kapolres Lamongan Temui Kiai Ghofur, Bahas Kasus Penghinaan di Medsos

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby saat menemui Pengasuh Ponpes Sunan Drajat  Kiai Ghofur. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby saat menemui Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Kiai Ghofur. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus penghinaan Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Kiai Abdul Ghofur di sosial media memasuki babak baru.

Polres Lamongan bersedia menindaklanjuti laporan yang dilayangkan alumni setelah adanya dorongan lewat rencana seruan aksi bela kiai hari ini.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Condroputra mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Kiai Ghofur untuk sepanjutnya melakukan penyelidikan.

"Sudah kami komunikasikan dengan beliau (Kiai Ghofur) terkait adanya yang kemarin kita sama-sama monitor. Beliau juga memahami, nanti kami siap menerima apapun keputusan dari beliau, mengingat yang bersangkutan, bapak Kiai Ghofur lah yang berhak memberikan laporan untuk kami tindaklanjuti. Kami siap menerima apapun dari laporan itu," kata Kapolres, saat sowan ke Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Jumat (25/10/2024) siang.

Sementara itu, Kepala Pondok Putra Sunan Drajat, Nur Halim membeberkan bahwa pihak keluarga dan kepolisian sepakat untuk menindaklanjuti melalui imbauan peringatan dan tak segan mengambil langkah hukum bila kejadian serupa kembali terulang.

"Untuk masalah yang beredar tentang kasus itu, Pak Kapolres sudah siap menindaklanjuti, dan akan diperingatkan terlebih dahulu. Nanti kalau sudah diperingatkan kemudian muncul lagi, akan diproses hukum. Dan tadi dari pihak pesantren juga sepakat seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Dengan demikian, Halim meyakini bahwa pemilik akun TikTok @bagonggugat820 yang menghina Kiai Ghofur melalui beberapa unggahannya, kini telah teridentifikasi.

"Ya kalau bilangnya begitu, berarti ya kemungkinan besar sudah ketemu lah," ucapnya.

Lebih lanjut Halim mengungkapkan, selama pembicaraan, Kiai Abdul Ghofur bersikap biasa saja dan cenderung berusaha mencari langkah yang terbaik.

Baca Juga: Pria Asal Gresik Ajak Anak dan Istri Curi Pompa Air di Lamongan

"Karena memang memahami betul, kalau ada orang yang suka dan nggak suka itu sudah biasa. Itu risiko seorang pejuang seperti itu. Pak kiai tidak marah, tidak. Cuman memang yang agak tidak terima itu kan alumni," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (21/10/2024), sejumlah perwakilan alumni Ponpes Sunan Drajat mendatangi Polres Lamongan, melaporkan pemilik akun Tik Tok yang dinilai telah menghina pengasuh Ponpes, Prof Dr Abdul Ghofur dengan kalimat yang kasar.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.