Minggu, 21 Jun 2026 02:11 WIB

Tempat Usaha Pemotongan Kapal di Bangkalan Disegel, Izin Belum Lengkap

Penyegelan tempat usaha pemotongan kapal di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Penyegelan tempat usaha pemotongan kapal di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Usaha pemotongan kapal di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Bangkalan disegel, Rabu (23/10/2024).

Kepala Bidang Perizinan dan Non-Perizinan DPMPTSP, Moh Yudistira mengatakan penyegelan dilakukan oleh tim dari Satpol PP, DPMPTSP, DLH dan juga pihak terkait lainnya. Hal itu dilakukan sebab banyak syarat yang belum dipenuhi oleh pelaku usaha.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Tim pengawas menyebut PT Samudera Lautan Agung telah memiliki izin dari sistem OSS. Namun, beberapa kriteria izin belum terpenuhi.

"Ada empat perizinan dasar yang harus dipenuhi yakni KKPR atau persetujuan tata ruang, izin lingkungan, IMB atau PBG untuk bangunan gedung, dan SLF," ujarnya, Rabu (23/10/2024).

Dari empat ijin tersebut pemilik usaha pemotongan galangan kapal itu hanya memenuhi dua syarat yakni IMB dan izin lingkungan.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Izin lingkungan terbit otomatis dari PKPLH dan pemohon harus memenuhi rincian seperti mutu air limbah dan ketersediaan TPS untuk limbah P3, namun persyaratan ini belum terpenuhi oleh pelaku usaha," imbuhnya.

Ia berharap, disegelnya tempat usaha itu pelaku usaha bisa melakukan pemenuhan syarat yang wajib dipenuhi. Sehingga usaha pemotongan kapal bisa kembali dibuka.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan, Anang Yulianto mengatakan, pembinaan ini bertujuan agar investasi di Kabupaten Bangkalan dapat terus berkembang, namun tetap mematuhi semua regulasi yang ada.

“Investasi dan aturan harus bisa berjalan bersama-sama. Karena kita juga harus menjaga lingkungan disini agar tidak rusak oleh adanya usaha pemotongan kapal ini. Sehingga bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.