Sabtu, 20 Jun 2026 08:05 WIB

Tokoh Pencak Dor di Kediri Sambat ke Deny Widyanarko, Izin Pertunjukan Sulit

Tokoh pencak dor saat bertemu Deny Widyanarko. (Foto: Eka/jatimnow.com)
Tokoh pencak dor saat bertemu Deny Widyanarko. (Foto: Eka/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (Gasmi) di Badal, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri sambat izin pencak dor sulit. Beberapa tahun terakhir, mereka kesulitan menggelar tradisi bela diri yang populer mulai 1960an tersebut.

Yanto, tokoh pencak dor, guru Gasmi di Badal Ngadiluwih menyebut, sejak corona hingga hari ini, izin pencak dor dinilai cukup sulit, sehingga hal itu membuat pertunjukan seni bela diri itu sudah lama vakum, padahal dulunya rutin digelar.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Selain perizinan, Mbah Yanto juga mengeluhkan tak adanya dukungan serius dari pemerintah daerah.

“Selama ini terkendala izin. Mulai corona sampai hari ini memang sulit,” sambat Mbah Yanto pada Deny Widyanarko, saat Calon Bupati Kediri nomor urut 1 itu mengunjungi rumahnya, pada Rabu (23/10/2024).

Mbah Yanto pun berharap pemerintah peduli. Selain izin tentu dukungan materil sangat dibutuhkan untuk terus melestarikan budaya bela diri pesantren yang mengedepankan persaudaraan tersebut.

“Harapan kita kalau memang pak Deny bisa memimpin, khususnya event Pencak Dor diharapkan izinnya tidak dipersulit, dan kalau bisa kita minta bantuan anggaran ntah itu dari KONI atau apa. Mengingat selama ini tidak ada suport dari pemerintah,” ucap Mbah Yanto.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Sejauh ini Gasmi di Badal Ngadiluwih, telah melahirkan ribuan pendekar. Mereka berlatih seminggu sekali. Bukan sekadar mengajarkan jurus-jurus silat, menurut Yanto, Gasmi juga mengedepankan akhlak.

Dalam hal ini, Deny pun berjanji, nantinya akan mempermudah izin pencak dor yang sudah menjadi favoritnya sejak lama. Bagi putra daerah asli Plosoklaten Kediri itu, pencak dor memiliki keistimewaan yakni tidak ada yang menang dan kalah, melainkan semua adalah saudara.

“Salah satu tontonan kesukaan saya itu melihat Pencak Dor, jadi ini merupakan tradisi budaya yang menurut saya harus dilestarikan. Itu adalah komitmen saya ke depan,” kata cabup yang identik dengan blangkon hijaunya itu.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Bukan hanya pencak dor saja, Deny banyak mendengar seni-seni di Kabupaten Kediri kesulitan mendapatkan izin. Padahal pertunjukan-pertunjukan tersebut memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan UMKM di Bumi Panjalu.

“Ini ironi menurut saya, karena dengan adanya pentas-pentas itu banyak celah yang bisa memberikan manfaat positif kepada masyarakat. Di samping bisa mengaktualisasikan kemampuan yang selama ini mereka latih, menguri-uri warisan budaya leluhur, serta dengan adanya pertunjukan yang ada ini bisa menghidupkan UMKM di Kabupaten Kediri,” terang Deny.

“Tentunya stake holder terkait ke depan kita ajak musyawarah. Jadi itu kenapa kok tidak boleh, itu semua stake holder harus duduk bersama kita ajak musyawarah diskusi. Kalau urusannya keamanan ya kita minta komitmen terhadap penyelenggara yang ada itu agar benar-benar bisa menjaga keamanan. Karena bagaimanapun namanya pertunjukan aman tertib itu harus hal yang utama. Kalau mereka bisa menjaga ketertiban kenapa tidak,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.