Senin, 15 Jun 2026 00:48 WIB

Dorong Santri Hebat, Deny Widyanarko Siapkan Program 1 Pesantren 1 Produk

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 22 Okt 2024 20:15 WIB
Deny Widyanarko, Calon Bupati Kediri. (Foto: Bima/jatimnow.com)
Deny Widyanarko, Calon Bupati Kediri. (Foto: Bima/jatimnow.com)

jatimnow.com - Deny Widyanarko menyiapkan program ‘1 Pondok Pesantren 1 Produk’ untuk mendorong santri hebat. Di momentum Hari Santri Nasional, 22 Oktober ini Deny ingin menjadikan santri berkualitas untuk menyongsong tantangan zaman ke depan.

Program ‘1 Pondok Pesantren 1 Produk’ merupakan turunan dari 9 program prioritas yang disiapkan Deny Widyanarko bersama wakilnya Mudawamah dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kediri 2024. Deny ingin menerapkan sistem pendidikan yang berkualitas termasuk di pondok pesantren untuk mencetak generasi dan santri-santri unggul ke depan.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

“Kabupaten Kediri ini sangat banyak sekali pondok pesantren, tentunya masyarakat Kediri juga melekat dengan santri, untuk itu kita akan mendukung, mendorong ke depan, agar santri ini bisa menjadi santri yang punya kemampuan punya kualitas guna menyonsong tantangan-tantangan zaman ke depan,” kata Calon Bupati Kediri yang identik dengan blangkon hijau itu, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

“Kita punya program-program terkait dengan pesantren, yakni ‘1 pondok pesantren 1 produk’. Itu ke depan akan kita wujudkan agar santri bisa belajar untuk mengelola usaha, belajar enterprenuer, biar setelah lulus pondok punya kemampuan kewirausahaan dan sukses,” tambahnya.

Deny melihat ada peluang yang bagus dengan banyaknya pondok pesantren di Kabupaten Kediri dengan santrinya yang berasal dari seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya, datang dari Mancanegara. Sehingga, pelatihan-pelatihan kewirausahaan menurut Deny akan membuat produk UMKM Kabupaten Kediri dikenal luas. Mereka bisa menjadi marketing atau bahkan distributor di daerah asalnya ketika kelak lulus dari pondok pesantren.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

“Santri itu kan bisa dari regional dalam arti Kediri, juga banyak dari luar kota, kadang-kadang kita harus bisa melihat celah pasar untuk memanfaatkan saat mereka nanti purna kita bekali ilmu marketing nanti disana biar bisa mengembangkan ilmu marketingnya syukur-syukur bisa menjadi distributor produk kita dari Kediri sehingga kita punya jaringan di daerah-daerah mereka. Jaringan itu selama ini belum terpikirkan,” jelasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.