Kamis, 11 Jun 2026 16:33 WIB

Debat Publik Pilbup Bojonegoro Ricuh, Ini Kata KPU Jatim

Teguh - Farida saat debat publik Pilbup Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Teguh - Farida saat debat publik Pilbup Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisioner KPU Jatim angkat bicara soal viralnya debat publik pertama Pilbup Bojonegoro yang berakhir ricuh, pada Sabtu (19/10/2024). 

Komisioner KPU Jatim, Choirul Umam, menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU), debat publik di Pilkada serentak 2024 memang harus dilakukan secara berpasangan. 

Baca Juga: 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Bojonegoro Terpilih, Fokus Pendidikan dan Kesehatan

"Ketentuannya antar pasangan calon," ujar Umam, Senin (21/10/2024).

Ia menyarankan agar format debat dapat diatur dalam setiap segmen, mirip dengan yang diterapkan dalam debat publik calon gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024. 

"Hal ini seharusnya bisa diatur tanpa harus memisahkan calon," tambahnya.

Merespon soal batalnya pelaksanaan debat publik di Bojonegoro, Umam mengaku KPU Jatim telah berkomunikasi dengan KPU Bojonegoro untuk melakukan evaluasi atas kejadian ini. 

"Kami sudah komunikasi," singkatnya. 

Baca Juga: Wahono - Nurul Resmi Ditetapkan Menang di Pilbup Bojonegoro, Raih 89,34% Suara

Memanasnya situasi di Bojonegoro ini menjadi sorotan di masyarakat. Sehingga dari kejadian ini menciptakan perdebatan mengenai pelaksanaan debat yang efektif dan sesuai regulasi.

Diberitakan sebelumnya, debat publik pertama untuk Pilkada Kabupaten Bojonegoro menjadi sorotan setelah viral lantaran berakhir dengan ricuh hingga dibatalkan oleh KPU Bojonegoro. 

Kejadian ini bermula saat salah satu pasangan calon menolak debat yang hanya menghadirkan calon wakil bupati.

Baca Juga: Rekapitulasi Pilkada Bojonegoro 2024: Setyo - Nurul Menang Telak 89,34 Persen

Dalam video yang beredar, Cawabup nomor urut 1, Farida Hidayati, tampak meminta moderator untuk memanggil Calon Bupati Teguh Haryono di segmen pertama debat penyampaian visi - misi. 

“Saya ingin mengundang pasangan saya, Bapak Teguh Haryono, untuk maju mendampingi saya,” ucap Farida, yang kemudian mengundang Teguh naik ke panggung.

Teguh pun menyampaikan visi dan misinya, tetapi suasana debat menjadi tidak kondusif. Moderator yang berupaya meredakan ketegangan tidak dapat berbuat banyak. Situasi semakin memburuk, dan akhirnya pihak KPU Bojonegoro memutuskan untuk menghentikan acara.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.