Jumat, 19 Jun 2026 05:49 WIB

Pelanggaran ASN di Surabaya Meningkat, Butuh Pendekatan Spiritual

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Trend pelanggaran yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Surabaya menunjukkan lonjakan mencolok dalam beberapa tahun terakhir.

Data terbaru mencatat, pelanggaran ASN meningkat dari 18 kasus pada 2018. Kemudian terus naik menjadi 27 kasus pada 2019, lalu 30 kasus pada 2020 dan 37 kasus pada 2021.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Selanjutnya melonjak tajam menjadi 144 kasus pada 2022 dan 161 kasus pada 2023. Tren ini memicu kekhawatiran di kalangan legislatif dan masyarakat.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhaimin, mengungkapkan keprihatinannya dan menekankan perlunya pembinaan mental serta spiritual bagi ASN.

"Kita harus memberikan pencerahan melalui ajaran agama, khususnya bagi ASN beragama Islam, dengan melibatkan ulama dan kiai," ujar Muhaimin, Jumat (18/10/2024).

Muhaimin percaya, pendekatan spiritual dapat meningkatkan kesadaran ASN terhadap tanggung jawab mereka sebagai abdi negara.

"Sentuhan rohani ini penting untuk mengembalikan kesadaran mereka," tambahnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Selain pembinaan mental, Muhaimin juga menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menyarankan agar pengawasan dilakukan secara langsung dan intensif.

"Pimpinan OPD harus memanggil ASN secara pribadi dan menjelaskan tugas mereka dengan jelas," tegasnya.

Lebih lanjut, Muhaimin mengingatkan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat. Ia mengusulkan agar pelanggaran yang terjadi ditangani dengan pembinaan, bukan sanksi berat.

"Pelanggaran yang membawa dampak negatif harus dibina agar ASN dapat memperbaiki diri," jelasnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Legislator dari Fraksi PPP ini menekankan komitmen Komisi A untuk bekerja sama dengan pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas dan integritas ASN di Surabaya.

"Kami siap bersinergi dengan eksekutif untuk perbaikan ini," pungkasnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pelanggaran ASN dapat ditekan dan pelayanan publik di Surabaya semakin berkualitas.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.