Sabtu, 20 Jun 2026 02:53 WIB

Jember Raih Penghargaan Disparitas dari BKN Pusat, Terbanyak se-Jatim

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 18 Okt 2024 16:16 WIB
Pemkab Jember saat menerima penghargaan Disparitas. (Foto: Diskominfo Jember)
Pemkab Jember saat menerima penghargaan Disparitas. (Foto: Diskominfo Jember)

jatimnow.com - Kabupaten Jember meraih penghargaan penyelesaian disparitas terbanyak se-Jawa Timur dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat.

Penghargaan diberikan langsung oleh Sekretaris Utama BKN Pusat Imas Sukmariah kepada Badan Kepegawaian Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember yang digelar di BKN Regional II Surabaya, Senin (14/10/2024) lalu.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Menanggapi hal itu, Kepala BKPSDM Jember, Suko Winarno menyampaikan, ada tiga kategori penerima penghargaan yang diberikan BKN pusat.

Kategori penyelesaian disparitas tertinggi pemerintah diraih oleh Kota Madiun, kategori instansi daerah dengan penyelesaian disparitas terbanyak diraih oleh Kabupaten Jember.

Sedangkan kategori yang ketiga, instansi daerah dengan kualitas data terbaik diraih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan yang diraih Kabupaten Jember bukan hal yang instan, tetapi penuh dengan upaya maksimal, salah satunya melakukan transformasi konvensional ke digital.

"Melalui inovasi tersebut, BKPSDM Jember sampai saat ini telah menyelesaikan disparitas data ASN sebanyak 9.684 orang," sebut Suko.

Pemkab Jember berhasil dalam melakukan disparitas data ASN tidak terlepas dari inovasi yang dilakukan.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Saat ini, proses pendataan ASN di lingkungan Pemkab Jember berbasis elektronik, melalui program Jember Layanan Administrasi Kepegawaian Online atau J-Silakon.

J-Silakon yang tersimpan data, terhubung langsung dengan pangkalan data BKN. Melalui aplikasi itu, BKPSDM Jember mampu menyelesaikan disparitas data ASN dengan sangat baik.

“Kami menyediakan disparitas data ASN yang berkualitas. Prestasi ini dicapai bukan hanya oleh BKPSDM, tetapi atas kerja sama baik dengan OPD lain, termasuk DPRD Jember, camat dan kelurahan," ungkapnya.

"Semua bersama-sama untuk kepentingan validitas data ASN di Jember,” sambungnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Suko menegaskan, prestasi yang diraih Jember menjadi motivasi bagi Pemkab Jember, untuk terus bersemangat melakukan validasi data ASN.

Sehingga, jika ada perkembangan data kepegawaian, seperti penambahan, mutasi, penambahan ASN, hukuman disiplin ASN, kenaikan pangkat harus terdata dengan baik.

Apalagi, Pemkab Jember dalam waktu dekat akan menerima ASN baru melalui jalur CPNS maupun PPPK tahun 2024. Data yang valid akan dipakai untuk pelaksanaan program.

“Sebentar lagi ada seleksi CPNS dan PPPK, Pemberkasannya sudah berbasis elektronik. Kami berharap percepatan dan validasi data lebih baik lagi,” tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.