Rabu, 17 Jun 2026 00:35 WIB

Makna Baju Eri - Armuji di Debat Publik Pilwali Surabaya

Penampilan Eri - Armuji. (Foto: tangkapan layar YouTube KPU Surabaya)
Penampilan Eri - Armuji. (Foto: tangkapan layar YouTube KPU Surabaya)

jatimnow.com - Calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya Eri Cahyadi - Armuji tampil kompak mengenakan setelan baju sama di debat publik yang digelar KPU Kota Surabaya, Rabu (16/10/2024) malam.

Terlihat Eri - Armuji mengenakan setelan baju flanel bermotif kotak-kotak dengan garis berwarna-warni serta bercelana hitam.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Menurut Eri pemilihan baju tersebut mengandung makna dan sebuah simbol kebersamaan. Secara tersirat Eri ingin menunjukkan melalui warna yang ada pada baju tersebut adalah mewakili semua warna partai yang telah bersatu untuk membangun Kota Surabaya.

"Bajunya ini adalah kotak-kotak, warnanya ini semuanya ada, merah, biru hijau kuning semuanya. Warna baju ini menunjukkan kebersamaan," ujar Eri usai debat.

Melalui style baju tersebut Eri menyampaikan pesan bahwa untuk membangun Kota Surabaya yang lebih sejahtera harus dengan kebersamaan dan persatuan.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

"Kalau kota ini ingin menjadi kota baldatun toyibatun wa robbun ghofur menjadi kota yang sejahtera maka ini pembangunan kota ini harus dibangun bersama seperti semua warna yang ada pada baju ini. Semua suku, semua agama dan semua partai harus bersatu," tutupnya.

Sementara itu, dalam debat publik tersebut Ia mengaku senang atas kepercayaan dan dukungan warga Surabaya.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

"Hari ini full senyum ya, karena full senyum untuk rakyat Surabaya. Debat ini selalu saya sampaikan adlaah untuk warga Surabaya, saya sampaikan maturnuwun kepada warga Surabaya sudah menunjukkan kerjasamanya khoirunnas anfauhum linnasnya. Sehingga kemiskinan turun, pengangguran terbuka turun, IPM naik, gini ratio turun, kematian ibu dan anak turun, stunting juga turun saya terima kasih banyak dan ayo berjuang bersama," pepar Eri.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.