Sabtu, 20 Jun 2026 04:35 WIB

Cawabup Mudawamah Janji Beri Perhatian Lebih pada Guru Non Formal di Kediri

Cawabup Kediri Mudawamah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Cawabup Kediri Mudawamah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Wakil Bupati nomor urut 1 Mudawamah janji akan memberikan perhatian lebih pada guru non formal, honorer, takmir masjid serta pondok pesantren.

Berlatarbelakang sebagai pendidik, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri itu memahami betul berartinya bisyaroh bagi mereka. Bisyaroh atau insentif tersebut akan sangat bermanfaat bagi para guru non formal, honorer dan takmir masjid yang selama ini mengabdi baik di lingkungan masjid, musala, TPQ dan madin.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Mereka yang selama ini ikhlas membagikan ilmu agama di luar sekolah, terutama kepada anak-anak. Peranan guru non formal dalam mendidik anak-anak dalam hal agama sangat penting, terutama untuk membantu menciptakan generasi penerus yang memiliki akhlak baik.

"Dengan adanya bisyaroh, mereka akan lebih semangat saat mengabdi, dalam menjalankan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Kebetulan saya juga seorang guru, jadi saya merasakan betul manfaatnya," terang Mudawamah, Rabu (16/10/2024).

Peningkatan bisyaroh untuk guru-guru di lembaga pendidikan non formal tersebut menjadi satu dari 9 program prioritasnya bersama Deny Widyanarko. Program tersebut mereka susun untuk visi misi besar mewujudkan Kabupaten Kediri yang lebih maju dan hebat.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Saat ini, pasangan yang diusung oleh Partai NasDem dan PKB ini terus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Kolaborasi dua putra daerah Kediri itu juga memperoleh dukungan langsung dari warga nahdliyin.

Masih kata Hj. Mudawamah, seiring dengan berjalannya waktu, banyak kelompok-kelompok majlis taklim maupun kelompok-kelompok masyarakat secara umum yang memberikan suport serta dukungan kepada dirinya dan Deny Widyanarko, untuk dapat memimpin Kabupaten Kediri benar-benar tercapai.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Tokoh muslimat yang dikenal dengan kecakapan akademik dan pemahaman agamanya tersebut menilai, jika dukungan tersebut sangat berarti baginya. Terlebih, respon positif warga nahdliyin yang mengharapkan perubahan di Kabupaten Kediri.

"Banyak kelompok-kelompok majlis taklim ataupun kelompok - kelompok masyarakat yang memberikan dukungannya kepada kami, dan banyak pula dari mereka yang ingin kita sapa secara langsung. Kami berharap respon tersebut tidak semata dari sisi tataran zahirnya tapi juga batin," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.