Senin, 22 Jun 2026 16:25 WIB

Sekda Jember: Peringkat Kabupaten Layak Anak Harus Linier dengan Problem Anak

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 16 Okt 2024 16:44 WIB
Sekda Jember memberikan cinderamata ke Kak Seto (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Sekda Jember memberikan cinderamata ke Kak Seto (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah terus meningkatkan peringkat sebagai kabupaten layak anak. Namun ini tidak hanya sekedar peringkat saja, tetapi harus linier dengan problem penanganan atas permasalahan anak yang ada.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Hadi Sasmito saat memberikan sambutan di acara Talk Show Jumat Curhat dan Penganugerahan Kak Seto Award 2024 dengan tema perlindungan anak dan mendidik anak dengan senyum.

Baca Juga: Pemkab Jember Yakin KA Pandalungan 2 Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Bertempat di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Hadi Sasmito mengatakan, memang anak tidak bisa dipisahkan dengan keberlangsungan hidup sebagai sebuah bangsa dan negara.

Oleh karena itu, anak harus mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental maupun sosial, serta untuk mendapatkan pemenuhan hak-hak anak.

"Kita saat ini banyak disuguhi bagaimana bullying masih banyak terjadi, dengan banyak ragam, model, dan itu menjadi kewajiban pemerintah daerah serta jajaran dan kepedulian stakeholder, bagaimana mengantisipasi, hak-hak yang membawa dampak buruk kepada anak didik kita," katanya, Rabu (16/10/2024).

Sekda menyatakan, Kabupaten Jember yang didorong oleh semua stakeholder, ingin mewujudkan Kabupaten layak anak.

"Kita memang ingin terus memperbaiki, bahwa mulai 2018 dan 2019 masih tingkat pratama, 2021 tingkat madya, 2022 dan 2023 peringkat Nindya, belum pada tingkat di atasnya," akunya.

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji

"Tapi apa dengan peringkat itu menunjukkan sesuatu yang linier, dengan ketidakadanya problem bagi anak-anak. Itu tidak bisa menggambarkan, bahwa label sudah berkurang saja," sebutnya.

"Apapun peringkat itu, kita tidak pada posisi yang selalu melakukan mitigasi dan melakukan pendekatan secara persuasif melalui pendidikan, baik pendidikan formal, ponpes, sekolah, lingkungan keluarga, yang harus kita dorong," tambahnya.

Hadi menegaskan, keluarga mempunyai peranan penting, bagaimana bagian yang bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Baca Juga: Seleksi Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Jember Diulang

"Bagaimana juga soal etika, ini juga perlu diperhatikan, dengan perkembangan teknologi yang ada," jelasnya.

Di samping itu, bagaimana melindungi anak dengan semaksimal mungkin, dengan pendekatan lebih persuasif lagi dan diterima dengan model kekinian anak-anak muda, juga harus menjadi perhatian orang tua. Intinya, kepedulian terhadap anak harus menjadi tuntutan sebagai orangtua.

"Pemkab Jember berkomitmen mewujudkan, sebagaimana pemenuhan hak-hak anak yang tertuang dalam undang-undang," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.