Minggu, 14 Jun 2026 11:56 WIB

BNN Tangkap 10 Pengedar Sabu Jaringan Internasional di Madura

Tampang 10 pengedar sabu yang ditangkap di Madura. (Foto: Fathor/jatimnow.com)
Tampang 10 pengedar sabu yang ditangkap di Madura. (Foto: Fathor/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) tangkap 10 pengedar sabu jaringan Internasional di Madura. Mereka membawa belasan kilogram sabu dari Malaysia.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom mengatakan pihaknya terus melakukan penegakan hukum untuk mencegah peredaran narkoba di Indonesia terutama di Madura yang belakangan cukup marak.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Kami akan terus telusuri keberadaan bandar dan akan kami tangkap. Baik yang ada di dalam maupun diluar yang mengirim barang ke Indonesia," ujarnya, Selasa (15/10/2024) di Madura.

Sementara itu, dalam kasus ini Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Awang Joko Rumitro mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 10 pelaku. Mereka merupakan jaringan Malaysia yang mengedarkan sabu ke Madura.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Para pelaku yakni IM, MF dan EH yang merupakan jaringan Malaysia - Pontianak- Madura dengan barang bukti 8 Kilogram Sabu dan 1.880 butir ekstasi," imbuhnya.

Sedangkan pelaku lain yakni, JF yang membawa sabu 2 kilogram dari Malaysia ke Madura melalui Bandara Juanda, Surabaya. Lalu jaringan lain yakni rute Madura - Malang dengan empat pelaku yakni MN, Y, IM, NS dengan BB kurang lebih dua ons yang dibeli dari Bangkalan lalu dibawa ke Malang.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Kami juga amankan MF yang menjual ganja seberat 3 kilogram pada NA warga Situbondo. Aksi mereka terungkap setelah barang itu terlacak tim ekspedisi," ungkapnya.

Akibat perbuatannya tersebut para pelaku diancam dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup. Hasil ungkap kasus BNN itu diakuinya telah menyelamatkan 56 ribu jiwa. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.