Senin, 22 Jun 2026 07:00 WIB

Penumpang Bandara Juanda asal Trenggalek Selundupkan Sabu dan Ekstasi Lewat Dubur

Suasana press rilis penyelundupan sabu dan ekstasi di Lobby Mako Lanudal Juanda. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Suasana press rilis penyelundupan sabu dan ekstasi di Lobby Mako Lanudal Juanda. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Seorang penumpang pesawat di Bandara Juanda asal Trenggalek menyelundupkan sabu dan pil esktasi melalui duburnya. Aksi nekat pria penambang pasir itu berhasil digagalkan petugas bandara sebelum terbang ke Malaysia.

Peristiwa itu terjadi, Sabtu 13 Oktober 2024, sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu tim P2 Bea Cukai Juanda bersama Satgaspam Lanudal Juanda mendapati penumpang pesawat Air Asia QZ-393 rute Johor Baru Malaysia-Surabaya inisial II dengan nomor pasport C9720095 yang gerak-geriknya mencurigakan.

Baca Juga: Penyelundupan 39 Ribu Benih Lobster ke Vietnam Digagalkan di Bandara Juanda

Atas kecurigaan itu, petugas melakukan pengembangan dan rontgen pada terduga pelaku di rumah sakit. Hasilnya ditemukan sebanyak empat kantong benda asing di dalam duburnya yang dibungkus oleh alat kontrasepsi.

"Dalam waktu 3 jam dilaksanakan ekstraksi dilanjutkan dengan pengecekan terhadap barang bukti dengan hasil positif narkotika antara lain 3 bungkus methamphetamine (sabu-sabu) dengan brutto 176,5 gram dan 1 bungkus dengan jumlah 10 butir MDMA (pil Ekstasi)," ucap Komandan Lanudal Juanda, Kolonel laut (p) Dani Achinisundani saat press rilis di Lobby Mako Lanudal Juanda, Senin (14/10/2024).

“Hasil pemeriksaan dengan test urine, yang bersangkutan positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine (sabu-sabu)," tambahnya.

Baca Juga: Jenguk Anaknya di Lapas Blitar, Ibu Ini Campur Nasi Dengan Pil Dobel L

Nilai barang bukti itu ditaksir mencapai Rp267.250.000. Masing-masing sabu-sabu 176.5 gram dan 10 butir pil ekstasi.

Dani menyampaikan modus yang digunakan oleh terduga pelaku merupakan modus lama yang diketahui telah melalukan 9 kali penerbangan menuju ke Malaysia-Indonesia selama 2024.

"Menurut keterangan pelaku yang mulai bekerja sebagai operator eskavator di Malaysia pada tahun 2003 dan mulai memakai narkoba pada tahun 2009 bersama teman-temannya di Malaysia," ujarnya.

Baca Juga: Selundupkan Narkoba ke Lapas Tulungagung, Perempuan Ini Ditangkap Petugas

Saat ini petugas gabungan memburu otak pelaku yang merupakan WNI domisli Malaysia dan ada pelaku yang berada di area Surabaya dan Sidoarjo yang sudah diketahui identitasnya berdasarkan pengembangan dari Denpomal Lanudal Juanda, Pam, Bea Cukai dan Polresta Sidoarjo.

"Pelaku kini kita serahkan di Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Dani.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.