Kamis, 18 Jun 2026 05:09 WIB

Tren Elektoral Khofifah - Emil di Pilgub Jatim 2024 Sulit Dikejar

Foto: Direktur ARCI Baihaki Sirajt (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Foto: Direktur ARCI Baihaki Sirajt (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru Pilgub Jatim 2024. Hasilnya Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak unggul atas pasangan calon (Paslon) lain.

Dalam survei ARCI simulasi 3 nama Pilgub Jatim dengan gambar kertas suara, elektabilitas Khofifah - Emil di angka 63,4%. Kemudian disusul Tri Rismaharini -KH Zahrul Azhar Asumta di angka 27,1%, dan Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Khakim (LUMAN) di angka 2,8%. Ada 6,7% responden yang belum menentukan pilihan.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Direktur ARCI Baihaki Sirajt menyebut adanya tren kenaikan elektoral dari Khofifah - Emil dibanding survei pada periode Juli 2024 lalu.

"Di mana pada Juli 2024 lalu elektabilitas Khofifah - Emil di angka 57,9 persen, terbaru pada survei Oktober 2024 ini, elektabilitas Khofifah - Emil di angka 63,4 persen alias meningkat 5 persen," kata Baihaki saat paparan di hasil survei di Hotel Elmi Surabaya, Senin (14/10/2024).

Menurut Baihaki, pada Juli 2024, jumlah responden yang belum menentukan di kisaran 13-14%. Pada Oktober 2024 ini, jumlah responden yang belum menentukan pilihan di angka 6,7%.

Baihaki menyebut mayoritas pemilih yang belum menentukan di bulan Juli 2024, cenderung memilih Khofifah - Emil. Sementara, elektabilitas Risma cenderung stagnan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Jadi pemilih yang belum menentukan di bulan Juli 2024, cenderung memilih Khofifah - Emil. Angka Risma cenderung stagnan kala dipasangkan Juli lalu dengan Kiai Marzuki di angka 27 persen, saat ini dipasangkan dengan Gus Hans angkanya tidak jauh beda. Sementara di bulan Juli 2024, LUMAN belum muncul, saat ini angkanya di 2,8 persen," beber Baihaki.

Baihaki mengungkap faktor yang membuat pemilih yang belum menentukan akhirnya menjatuhkan pilihan ke Khofifah - Emil. Salah satu faktornya terkait pengalaman memimpin provinsi besar.

"Mayoritas mereka akhirnya memilih Khofifah - Emil karena berpengalaman dan sudah teruji memimpin Jawa Timur. Responden ini tidak mau mengambil risiko dengan memilih calon lain yang memang belum berpengalaman memimpin Jawa Timur," ungkapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Baihaki menambahkan, secara matematis, elektoral Khofifah-Emil cukup sulit dikejar. Sebab, strong voters Khofifah-Emil sudah di angka 81,3%.

"Dari 63,4 persen pemilih Khofifah-Emil, 81,3 persen strong voters. Secara matematis dan data, rasanya sulit bagi Risma-Gus Hans atau LUMAN mengejar elektabilitas Khofifah-Emil. Tapi, namanya politik semua hal bisa terjadi," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.