Sabtu, 20 Jun 2026 14:12 WIB

KPU Tulungagung Gencar Sosialiasasi, Target Partisipasi Pemilih 82 Persen

KPU Tulungagung saat menggelar sosialisasi bagi kelompok pemilih pemula. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
KPU Tulungagung saat menggelar sosialisasi bagi kelompok pemilih pemula. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - KPU Tulungagung gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini. Semua kelompok lapisan masyarakat mulai dari mahasiswa, pemilih pemula, disabilitas hingga perempuan menjadi sasaran sosialisasi tersebut. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat saat pelaksanaan Pilkada 27 November mendatang.

Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Tulungagung, Andik Budiarto mengatakan pihaknya merangkul semua pihak untuk melakukan sosialisasi Pilkada 2024. Beragam kelompok seperti mahasiswa, profesional, masyarakat dan perempuan menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: KPU Tulungagung Kembalikan Rp8,3 M Sisa Anggaran Pilkada 2024

"Sosialisasi gencar kami lakukan untuk meningkatkan partisipasi pada Pilkada," ujarnya, Minggu (13/10/2024).

Angka partisipasi masyarakat pada Pilkada 2018 di Tulungagung mencapai 73,75 persen. Angka tersebut meningkat dibanding Pilkada 2013 yang mencapai 68 persen. Untuk Pilkada tahun ini, KPU mentargetkan angka partisipasi masyarakat menyamai pada Pemilu lalu, yakni 82 persen.

Baca Juga: Penetapan Bupati - Wabup Tulungagung Terpilih, Ini Pesan bagi Pemimpin Baru

"Kita berupaya minimal tingkat partisipasi masyarakat sama dengan Pemilu kemarin yakni 82 persen," tuturnya.

Salah satu kelompok yang bisa meningkatkan partisipasi masyarakat adalah pemilih pemula. Untuk itu KPU gencar melakukan sosialisasi di sekolah dan menyasar kelompok pemilih pemula. Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu, kelompok pemilih pemula memiliki prosentase yang cukup tinggi.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

"Angka pemilih pemula cukup tinggi mencapai 50 persen, untuk itu kita gencar melakukan sosialisasi," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.