Kamis, 18 Jun 2026 18:09 WIB

Warga Puji Komitmen Cabup Kediri Deny, Siap Mundur Jika Gagal dalam 2 Tahun

Deny Widyanarko saat bertemu warga Bulusoban. (Foto: Bima/jatimnow.com)
Deny Widyanarko saat bertemu warga Bulusoban. (Foto: Bima/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Dusun Bulusoban, Sambirejo memuji komitmen Deny Widyanarko, untuk mewujudkan janji kampanyenya di Pilbup Kediri 2024 ini. Mas Deny siap mundur jika dalam 2 tahun gagal merealisasikan program pembangunan dusun senilai Rp300-500 juta per tahun.

Seperti diketahui, setiap sambang dusun, Mas Deny yang berpasangan dengan Mudawamah ini selalu menyampaikan siap mundur jika dalam 2 tahun mereka gagal mewujudkan program prioritas itu. Sebagai bukti, mereka membubuhkan tanda tangan dalam sebuah kontrak politik.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Menurut tokoh masyarakat di Bulusoban, Sutadi, ini merupakan sebuah bentuk tanggung jawab yang bagus. Keberanian dari seorang pemimpin dalam komitmen mewujudkan kemakmuran di daerahnya.

“Kalau 2 tahun berjalan nggak berhasil, pak Deny akan mengundurkan diri. Itu sebuah bentuk tanggung jawab yang bagus,” kata Sutadi.

Ia dan warga pun berharap besar dengan sosok putera daerah asli Pranggang, Plosoklaten ini untuk menjadikan Kediri lebih hebat.

“Nanti kalau program itu kesampaian dusun itu akan makmur, 300-500 juta itu dusun akan makmur,” tambahnya.

Menurut Sutadi, masih banyak warga miskin di wilayah tersebut. Penanganannya tak cukup dengan dana desa. Belum lagi perbaikan infrastruktur jalan yang masih harus berbagi dengan sektor pertanian.

Alhasil, masih banyak jalan rusak di wilayah tersebut. 3 tahunan terakhir Sutadi selalu kesulitan dalam mengakses bantuan perbaikan.

“Disini itu warga miskin masih banyak, jadi kalau hanya dana desa notabene itu kurang pas untuk pelaksanaannya. Termasuk jalan-jalan ini kelihatannya jalan desa, tapi kalau dana desa kadang-kadang tidak mencukupi juga,” kata Sutadi.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

“Saya sudah mengajukan perbaikan, tapi katanya dana desa diutamakan untuk pertanian dulu. Sudah lama ini rusaknya, 3 tahun. Selalu mengajukan, bukan sini aja. Insya Allah, semoga pak Deny jadi dusun akan makmur,” tandasnya.

Program pembangunan dusun Rp300-500 juta per dusun per tahun merupakan buah pemikiran Deny yang kemudian disusun barsama tim dan para pakar.

Deny meyakini program andalannya tersebut mampu mempercepat pembangunan di Kabupaten Kediri sehingga terwujud Kediri Hebat, sebagaimana visi dan misi besarnya bersama wakilnya, Mudawamah.

Deny Widyanarko mengungkapkan, pemanfaatan program pembangunan dusun senilai Rp300-500 juta per dusun per tahun tersebut dinilai cukup fleksibel. Di mana program tersebut bisa digunakan untuk aspek infrastruktur, peningkatan ekonomi, hingga dari aspek pertanian hingga perikanan.

Sebagai wujud komitmennya, cabup yang identik dengan blangkon ijonya itu juga melakukan kontrak politik dengan masyarakat.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Dalam kontrak politik tersebut Deny bersedia mengundurkan diri dari jabatan Bupati Kediri apabila dirinya gagal mewujudkan program pembangunan dusun sebesar Rp300-500 juta per dusun per tahun selama dua tahun bekerja.

"Bentuk wujud komitmen saya, bahwa saat saya nanti menjabat sebagai Bupati Kediri, di mana dalam kurun waktu dua tahun itu saya akan menganggarkan program pembangunan dusun. Bila mana dalam dua tahun masa jabatan saya, saya tidak bisa menganggarkan program pembangunan itu, saya akan mengundurkan diri sebagai Bupati Kediri," tegas Deny.

Calon Bupati Kediri nomor urut 1 ini membeberkan keberaniannya dalam menjalin kontrak politik bersama warga, hal seiring program pembangunan dusun tersebut dinilai sangat realistis untuk diwujudkan.

"Program pembangunan dusun senilai Rp300-500 juta per dusun per tahun ini dalam realisasinya hanya membutuhkan 10 persen dari jumlah APBD yang dimiliki oleh Kabupaten Kediri senilai 3,6 triliun rupiah. Jadi penyerapan anggarannya sangat kecil, dan APBD masih akan tersisa banyak untuk digunakan dalam mengcover program-program maupun kebutuhan lainnya untuk menjadikan Kediri lebih maju dan hebat," jelas Deny.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.