Selasa, 23 Jun 2026 14:32 WIB

Sederet Fakta Penemuan 5 Kerangka Manusia di Situs Kumitir Mojokerto

Lokasi penemuan 5 kerangka manusia di Situs Kumitir Mojokerto. (Foto: Tim Ekskavasi/jatimnow.com)
Lokasi penemuan 5 kerangka manusia di Situs Kumitir Mojokerto. (Foto: Tim Ekskavasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menemukan lima kerangka manusia dalam kegiatan ekskavasi di Situs Kumitir, Mojokerto. Saat ini, kerangka tersebut sedang diidentifikasi dan dilakukan penelitian lebih lanjut.

Redaksi merangkum sederet fakta menarik tentang penemuan kerangka manusia tersebut, yang ternyata bukan pertama kalinya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

1. Temukan 5 Kerangka dalam 9 Hari Ekskavasi

5 kerangka manusia di Situs Kumitir Mojokerto ini ditemukan dalam 9 hari ekskavasi, sejak 1-9 Oktober 2024.

Ketua Tim Penyelamatan Situs Kumitir Mojokerto, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Muhammad Ikhwan mengatakan, lima kerangka ditemukan dalam waktu yang berbeda di kedalaman yang sama. Kelimanya memiliki pola yang berbeda.

2. Bukan Penemuan Pertama

Ikhwan memastikan, penemuan lima kerangka ini bukan pertama kalinya di Situs Kumitir. Pada ekskavasi tahun 2021 lalu, kerangka manusia juga ditemukan di situs tersebut. 

Kemudian, tim melakukan ekskavasi lagi di tahun ini untuk mengetahui adakah kerangka lain di area tersebut.

"Pada kegiatan yang dilakukan sebelumnya, pada 2021 itu kan di sektor A B C D di Situs Kumitir ditemukan kerangka di kedalaman satu meteran dari permukaan tanah," ujar Ikhwan, Jumat (11/10/2024).

“Kali ini kami ekskavasi 10-20 sentimeter, dari permukaan tanah yang sudah digali pada ekskavasi sebelumnya, kami dapatkan lima kerangka manusia," sambungnya. 

3. Memiliki Pola Tertentu

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Saat ditemukan, kata Ikhwan lima kerangka tersebut memiliki pola tertentu tapi ditemukan pada kedalaman yang sama. 

Adapun dari lima kerangka tersebut, empat di antaranya memiliki ukuran layaknya kerangka orang dewasa. Sementara satu lainnya, memiliki ukuran lebih pendek. 

"Untuk temuan kerangka itu, kan saat ini lima secarah arah, sedikit agak berbeda dengan arah hadap penguburan, kali ini ada yang hadap utara, barat, barat laut, keberadaannya itu dengan interval yang sejajar, jadi terpola, kami hanya menemukan kerangka saja, kami tidak menemukan kain atau apa," bebernya

"Memang dari empat itu,ada satu yang ukurannya pendek, apakah itu anak-anak atau balita ini masih diidentifikasi," tambahnya. 

4. BPCB Pastikan Situs Bukan Bekas Makam

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Ikhwan memastikan bahwa situs tersebut bukan bekas makam. Meski tak jauh dari lokasi, ada makam di sebelah barat Situs Kumitir. 

"Keberadaannya (Situs Kumitir) itu di sebelah barat Desa Kumitir saat ini, namun area itu bukan area makam, jadi terpisah dengan area makam," tutur dia. 

5. Tim Ahli Kaji Temuan Kerangka

Kini, lima kerangka sedang diidentifikasi oleh Ahli Paleoantropologi dari Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Tim ahli tersebut yang akan mengkaji temuan kerangka. 

"Untuk identifikasi kerangka, kami menggandeng Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.