Sabtu, 20 Jun 2026 19:06 WIB

Kata DLH Ponorogo soal Pasukan Kuning Tak Bisa Ikut Rekrutmen PPPK Gelombang 1

Ilustrasi foto ASN Pemkab Ponorogo saat apel di depan halaman Pendopo. (Foto: Prokopim Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)
Ilustrasi foto ASN Pemkab Ponorogo saat apel di depan halaman Pendopo. (Foto: Prokopim Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo memberikan penjelasan terkait ratusan pasukan kuning, sebutan untuk tenaga kebersihan yang tidak dapat mendaftar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang pertama.

Kepala DLH Ponorogo, Gulang Winarno, menjelaskan bahwa dari 272 pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi tersebut, hanya satu orang yang memenuhi syarat untuk mengikuti rekrutmen PPPK gelombang pertama. 

Baca Juga: DPRD Jember Soroti Rendahnya Gaji PPPK Nakes, Ancam Evaluasi Kadinkes

"Memang tidak bisa ikut rekrutmen PPPK gelombang pertama," ujarnya.

Gulang menambahkan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, pegawai non-ASN dicatat mulai tahun 2017 hingga 2021. 

Namun, tenaga kebersihan tidak tercatat dalam basis data.

“Hanya administrasi perkantoran dan teknisi perkantoran yang masuk," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tenaga honorer di DLH Ponorogo tidak dapat mengikuti seleksi pada gelombang pertama, tetapi akan diikutsertakan pada gelombang kedua. 

"Tenaga kebersihan tidak perlu khawatir, mereka akan bisa ikut seleksi di gelombang dua," tuturnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Gulang juga menyebut bahwa total formasi yang tersedia untuk PPPK di DLH Ponorogo adalah 50, baik untuk gelombang satu maupun dua. 

“Kami berharap semua formasi dapat terisi, dan para tenaga kebersihan bersabar serta tidak patah semangat untuk mengikuti seleksi sebagai abdi negara di gelombang dua," tambahnya.

Sebelumnya, ratusan pasukan kuning mengungkapkan kekhawatiran mereka tidak dapat mengikuti rekrutmen PPPK gelombang satu dan mengadu kepada wakil rakyat. Mereka resah karena masalah administrasi yang menghalangi pendaftaran mereka.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah membuka pendaftaran rekrutmen PPPK, yang dimulai pada Rabu, 2 Oktober 2024. Pengumuman resmi tentang pendaftaran dapat ditemukan dalam dokumen nomor 800.1.2.2/KH/2575/405.25/2024.

Baca Juga: Bupati Jember Jamin Tak Ada Pemutusan Hubungan Kerja PPPK

Formasi yang tersedia dalam rekrutmen PPPK Pemkab Ponorogo berjumlah 691, dengan rincian 131 untuk fungsional guru, 76 untuk fungsional kesehatan, dan 484 untuk fungsional teknis dan jabatan pelaksana.

Rekrutmen PPPK dibagi menjadi dua gelombang untuk memenuhi kebutuhan Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana, serta diperuntukkan bagi pelamar yang terdaftar sebagai eks Tenaga Honorer 

Kategori II dan tenaga non-ASN yang aktif bekerja di instansi pemerintah.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.