Sabtu, 20 Jun 2026 11:36 WIB

Mas Dhito Jawab Curhatan Ibu-ibu Kader saat Kampanye di Paron Kediri

Mas Dhito saat kampanye di Sumber Krembangan Paron. (Foto: Tim Media Mas Dhito/jatimnow.com)
Mas Dhito saat kampanye di Sumber Krembangan Paron. (Foto: Tim Media Mas Dhito/jatimnow.com)

jatimnow.com – Calon Bupati Kediri nomor urut 2 Hanindhito Himawan Pramana mendapatkan curhatan ibu-ibu saat melakukan kampanye di Sumber Kembangan, Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Senin (7/10/2024).

Ibu-ibu yang curhat kepada Mas Dhito membawa persoalan beragam. Seperti ibu Bambang, salah satu kader Posyandu Desa Doko. Pihaknya meminta Mas Dhito bisa memperhatikan kesejahteraan bagi kader-kader yang ada di desa.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Menurutnya, dia sudah 32 tahun menjadi kader sejak belum ada insentif yang diterima tiap bulannya. Pun begitu dia tetap menjalani dengan senang hati karena dapat memberikan manfaat bagi orang banyak.

Dia pun bersyukur kini setiap bulannya sudah mendapatkan insentif. Harapan para kader supaya insentif yang diterima setiap bulannya dapat naik.

“Ibu-ibu ini membantu suami juga lho Mas Dhito, kalau menjadi kader itu kan ada penghasilan,” kata Ibu Bambang.

Curhatan terkait kenaikan insentif itu juga datang dari kader PPKDB yang bertugas melakukan sosialisasi KB, maupun penanganan stunting. Adapun insentif yang diterima saat ini antara Rp150-200 ribu tiap bulannya ditambah BPJS Ketenagakerjaan.

Mendapatkan curhatan itu, Mas Dhito menyebut, menjadi salah satu programnya di periode kedua bersama wakilnya Dewi Mariya Ulfa untuk meningkatkan insentif bagi kader desa dan dusun. Baik itu kader posyandu, KB maupun pembangunan manusia.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Diakui Mas Dhito, para kader baik posyandu maupun KB memiliki tanggung jawab yang besar. Mereka terjun langsung ke masyarakat untuk memastikan program yang dicanangkan pemerintah berjalan.

“Nanti di periode yang akan datang kita tingkatkan insentifnya. Tapi tidak langsung naik tajam, tetap kita sesuaikan dengan postur anggaran kita,” terang Mas Dhito.

Mas Dhito menyebutkan insentif yang diterima bagi kader itu setidaknya bisa naik sekitar Rp50 ribu tanpa ada potongan pajak. Dengan kenaikan itu, diharapkan kesejahteraan para kader dapat meningkat.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Selain dari para kader, dalam kesempatan dialog itu Mas Dhito yang didampingi istrinya Eriani Annisa Hanindhito juga mendapatkan aspirasi yang datang dari ibu-ibu pelaku UMKM dan guru ngaji.

Menurut Mas Dhito setiap kampanye yang dilakukan, dia memilih banyak diialog karena cara itu menjadikannya mengetahui masalah yang ada di masyarakat.

"Kita belanja masalah, (untuk mengetahui) apakah program yang kita susun sesuai dengan kebutuhan persoalan yang ada di masyarakat,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.