Kamis, 18 Jun 2026 18:54 WIB

Prioritaskan Kemajuan Madura, Aba Syafi Ingin Masuk Komisi V DPR RI

Anggota DPR RI Syafiuddin. (Foto: dok. pribadi)
Anggota DPR RI Syafiuddin. (Foto: dok. pribadi)

jatimnow.com - Politisi PKB, Syafiuddin kembali menduduki kursi DPR RI untuk periode 2024-2029. Ia berharap, bisa kembali masuk Komisi V untuk meneruskan perjuangannya agar Perpres No. 80 Tahun 2019 segera terealisasi.

Pria yang akrab disapa Aba Syafi ini mengatakan pada periode sebelumnya, pihaknya secara konsisten mendorong pelaksanaan Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbang Kertosusila).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Namun realisasinya belum mendapat lampu hijau sebab masih ada prioritas strategis lainnya, termasuk IKN.

"Realisasi Perpres 80 ini sangat ditunggu oleh masyarakat di Madura," ujarnya, Jumat (4/10/2024).

Ia mengatakan, jika bisa kembali masuk pada Komisi V DPR RI, pihaknya akan mendorong presiden agar Perpres itu bisa segera terealisasi. Ia menilai, percepatan pembangunna di wilayah Madura mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Tanpa adanya pelabuhan yang sangat strategis seperti pelabuhan Tanjung Bulu Pandan, daerah Madura masih kurang greget untuk maju di bidang struktur. Sehingga ini (Perpres No. 8 Tahun 2019) perlu segera diimplementasikan untuk kemajuan di Madura," ungkapnya.

Tak hanya itu, ia menargetkan adanya perubahan akses pendidikan agar lebih baik. Sehingga, kemampuan SDM masyarakat Madura bisa bersaing.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Kemudian selain Perpres, targetnya juga perubahan di pendidikan. Saya ingin masyarakat Madura ini bisa sama dengan masyarakat di provinsi lain dalam hal IT ataupun SDM," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.