Sabtu, 20 Jun 2026 23:40 WIB

Ratusan Jamaah Selawat di Kediri Keracunan, Donatur Makanan Kabur

  • Penulis :
  • | Rabu, 02 Okt 2024 11:33 WIB
Suasana IGD RSKK. (Foto: San/jatimnow.com)
Suasana IGD RSKK. (Foto: San/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan jamaah selawat di Desa Krecek, Badas, Kabupaten Kediri mengalami keracunan. Mereka merasakan mual dan pusing, setelah mengonsumsi makanan dan minuman ringan yang dibagikan oleh panitia, pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Selasa (1/10/2024) malam.

Total, ada 155 jemaah Sholawat Subbhanus Salimiyah yang harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) dan RS HVA di Kecamatan Pare.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Kapolsek Pare, AKP Siswo Edi mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah para jamaah mengonsumsi makanan ringan yang dibagikan panitia di pintu masuk lokasi. Mereka kemudian mual dan pusing hingga pengajian dihentikan.

“Mengetahui adanya sejumlah warga yang mengalami mual dan pusing, selanjutnya pihaknya yang saat itu berjaga langsung mengevakuasi korban ke RSKK,” jelas Kapolsek Pare, Rabu (2/10/2024).

Sementara di lokasi selawat nampak kemasan makanan ringan dan minuman berserakan di sekitar panggung.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Koordinator majelis Taufiq Dwi Kusuma mengatakan, total ada 155 peserta selawat yang mengalami keracunan. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya harus menjalani rawat inap, sedangkan sisanya sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

“Peserta yang mengalami keracunan dibawa ke RSKK dan RS HVA, totalnya ada sekitar 155 orang, 10 di antaranya harus menjalani rawat inap,” jelas Taufiq.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Pihak majelis Sholawat Subbhanus Salimiyah mengaku tidak menyediakan konsumsi untuk para peserta. Menurut polisi, konsumsi itu diberikan oleh donatur yang merupakan warga sekitar.

Sementara itu, pihak donatur usai peristiwa terjadi tidak diketahui keberadaannya. Polisi sejauh ini, masih melakukan pencarian, serta memeriksa sejumlah saksi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.