Senin, 08 Jun 2026 17:40 WIB

Puluhan Warga Blitar Keracunan Ikan Gurami Bakar

Korban keracunan masih dirawat di Puskesmas. (Foto: Dok Polres Blitar)
Korban keracunan masih dirawat di Puskesmas. (Foto: Dok Polres Blitar)

jatimnow.com - Puluhan warga Desa Ampel Gading, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar dilaporkan mengalami keracunan. Mereka mengeluhkan mual dan pusing usai mengkonsumsi ikan gurami dalam sebuah acara kantor.

Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan total terdapat 22 orang yang mengalami keracunan dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini mereka masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Rinciannya yakni, 4 orang menjalani rawat jalan, 6 orang dirawat di Puskesmas Selorejo, 8 orang dirawat di Klinik Pelita Husada Selorejo, 2 orang dirawat di RS Wafa Husada Kesamben dan 2 orang lainnya dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi.

"Kami mendapatkan laporan adanya sejumlah warga dari Desa Ampelgading Selorejo yang mengalami keracunan massal. Kemudian dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan lembaga terkait," ujarnya, Selasa (1/10/2024).

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, diketahu peristiwa ini bermula dari sejumlah karyawan yang menghadiri acara kantor, pada Sabtu (28/9/2024) lalu. Kemudian mereka membawa berkat berupa ikan gurami dengan lalapan dan sambal. Berkat atau lalapan ikan gurami bakar itu dibagikan ke sejumlah tetangga sekitar masing-masing karyawan.

"Setelah memakan ikan gurami, selang 3-10 jam kemudian mereka merasa pusing, mual dan lemas. Selanjutnya pada Minggu (30/9) pagi mereka datang ke Puskesmas Boro. Beberapa warga lain juga berdatangan dengan keluhan yang sama," tuturnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Saat ini polisi telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Blitar untuk melakukan serangkaian penyelidikan. Mereka juga meminta keterangan dari para saksi dan dokter. Adapun hasil sementara analisis tim Dinkes Kabupaten Blitar yakni dari gejala yang muncu pada para korban tersebut, ikan gurami diduga terkontaminasi oleh bakteri sehingga mengakibatkan keracunan.

"Diduga ikan gurami terkontaminasi oleh bakteri kolera/salmonela/e-coli. Untuk jelasnya untuk sampel masih akan dibawa ke labfor, dan tim satreskrim terus melakukan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.