Kamis, 18 Jun 2026 04:51 WIB

Mengenang Perjuangan di Monumen Kresek Madiun, Tempat Bersejarah Tragedi PKI

  • Penulis :
  • | Selasa, 01 Okt 2024 09:10 WIB
Prasasti di sekitar Monumen Kresek Madiun. (Foto: akun Instagram @journal_avrilladee for jatimnow.com)
Prasasti di sekitar Monumen Kresek Madiun. (Foto: akun Instagram @journal_avrilladee for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tanggal 1 Oktober kita peringati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Tak lepas dari sejarah peringatan ini adalah Monumen KreseK di Madiun.

Monumen Kresek adalah sebuah situs bersejarah yang terletak di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Monumen ini dibangun sebagai pengingat akan peristiwa kelam pemberontakan PKI pada tahun 1948, yang dikenal dengan Peristiwa Madiun.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Tragedi ini menandai salah satu episode kekerasan politik berdarah di Indonesia.

Monumen Kresek didirikan untuk mengenang korban kekejaman PKI yang terdiri dari anggota TNI, aparat pemerintah, serta warga sipil.

Pada tahun 1948, PKI di bawah pimpinan Musso melancarkan pemberontakan untuk mendirikan negara komunis di Madiun, namun pemberontakan ini berhasil dipadamkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang setia kepada pemerintah pusat.

Selama pemberontakan tersebut, banyak tokoh militer, pejabat pemerintah, dan warga sipil yang menjadi sasaran pembunuhan dan kekerasan. Monumen ini didirikan untuk menghormati para korban yang gugur akibat kekejaman tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Monumen ini dibangun pada tahun 1987 dan memiliki relief yang menggambarkan adegan-adegan kekerasan serta perjuangan rakyat dan tentara dalam melawan PKI. Di sekitar monumen, terdapat prasasti yang mencantumkan nama-nama korban yang tewas.

Monumen Kresek bukan hanya sebagai tempat peringatan, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat bagi generasi muda tentang bahaya ideologi yang menentang Pancasila dan mencoba merongrong keutuhan NKRI.

Monumen ini sering dijadikan lokasi kunjungan edukatif bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk belajar tentang sejarah perjuangan bangsa melawan ancaman komunisme.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

Selain itu, tempat ini juga sering menjadi lokasi upacara peringatan dan kegiatan kebangsaan, memperkuat semangat nasionalisme dan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur demi mempertahankan integritas negara.

Monumen Kresek menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang penting di Madiun, tidak hanya sebagai tempat mengenang masa lalu yang kelam, tetapi juga sebagai simbol kekuatan perjuangan rakyat Madiun dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Penulis : Adristi Atha

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.