Sabtu, 20 Jun 2026 07:56 WIB

Kisah ASN Jember Sukses jadi Peternak Burung, Usahanya Sempat Diprotes Keluarga

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 28 Sep 2024 08:00 WIB
Ayok sedang memberi malam burung hasil peteranakannya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ayok sedang memberi malam burung hasil peteranakannya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Eko Budi Cahyono alias Ayok waga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Jember, sukses menjadi peternak burung. Bahkan ia bisa membawa istri dan kedua anaknya umroh.

Pengakuan Ayok, awalnya profesi peternak burung mendapat protes dan penolakan oleh keluarga serta saudaranya.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Karena cuma burung saja, ke lomba (burung) gitu. Setelah saya kembangkan dan dicoba untuk ternak lalu berbalik jadi mendukung semua," kata Ayok saat ditemui di rumahnya, Kamis (26/9/2024).

Ada berbagai macam jenis burung yang ditembaknya, mulai burung Cucak Rowo, Poksay, Wangge, Murai, Kacer, Kenari, Cendet dan sebagainya.

"Kalau Cendet yang terbaru, jenis blangkon sembur dan saya jodohkan dengan yang songkok. Biasanya kalau keistimewaan tergantung burungnya," sebutnya.

Ayok menyatakan, memulai beternak burung sejak tahun 2012. Saat itu masih minim sekali peternak burung di Jember.

Diterangkan, induk burung bertelur hingga berumur 6 atau 7 bulanan, bisa untuk dijual. Biasanya burung yang dijualnya untuk lomba, biasanya yang dibutuhkan, power, speed, sama materi serta gayanya.

"Kalau harga tergantung kualitas, kalau Cendet ada yang terjual 9 juta, 11 juta dan yang materinya bagus. Ada juga yang harganya 2,5 juta, 3 juta juga ada," bebernya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Burung yang terjual dari berbagai jenis setiap bulan sekitar 50 - 60 ekor. Kalau dirupiahkan ia mendapatkan untung bersih setiap bulan sekitar Rp10 jutaan rupiah dan bahkan lebih.

Dengan sukses beternak burung, lalu Ayok berinisiatif mengajak istri dan kedua anaknya yang berumur 11 tahun dan 6 tahun menjalan ibadah umroh ke Tanah Suci Mekkah.

"Iya, benar alhamdulillah, saya bersama istri dan dua putra saya bisa umroh dua tahun kemarin, pada tahun 2022," ungkapnya.

Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Puskesmas di Bondowoso, usai salat subuh dia setiap pagi rutin memberikan atau merawat burung ternaknya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Setelah itu saya berangkat kerja. Kalau memberi makannya sehari hanya sekali. Kalau beternak 4 tahap yang dilalui, pertama perjodohan, proses bertelur, telur tidak mau menetas dan mengeloloh anaknya," terangnya.

Selain pecinta burung dari Jember, juga banyak pembeli burung dari luar kota, seperti Surabaya, Jakarta, dan kota lainnya.

"Bahkan waktu saya di hotel Mekkah menjalankan ibadah umroh, pernah ada pembeli yang mau ke rumah. Lalu saya telepon pembantu saya untuk melayani," ungkapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.