Sabtu, 20 Jun 2026 20:14 WIB

Polisi Tangkap Orang Tua Pembuang Jasad Bayi di Sukowati Kapas Bojonegoro

Pelaku pembuang jasad bayi saat digiring ke ruang penyidikan (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Pelaku pembuang jasad bayi saat digiring ke ruang penyidikan (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Bojonegoro menangkap orang tua pembuang jasad bayi yang menggegerkan warga Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. 

Mereka diketahui berinisial EC (20), dan kekasihnya berinisial NN (21). Keduanya warga Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. 

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Bayu Adjie Sudarmono mengungkapkan, kedua pelaku diamankan saat hendak melarikan diri ke tempat EC bekerja di Cikarang Jawa Barat. 

“Kedua pelaku kami amankan saat berhenti di rumah makan, dekat Terminal Tirtonadi, Surakarta, Jawa Tengah. Selanjutnya keduanya dibawa ke Polres Bojonegoro untuk diperiksa," ujar Bayu, Kamis (26/9/2024). 

Sementara itu, berdasarkan pengakuan kedua pelaku lanjut Bayu, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap di luar pernikahan antara EC dan NN. 

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Karena merasa malu telah hamil di luar nikah, keduanya lantas sepakat untuk menggugurkan kandungan NN dengan cara melakukan aborsi meminum obat penggugur kandungan yang dibeli secara online melalui e-commers. 

Setelah meminum obat tersebut, NN mengalami pandarahan hingga akhirnya melahirkan bayi di usia kandungan yang masih 6,5 bulan atau prematur di RS Ibnu Sina Bojonegoro. Namun sayang, saat dilahirkan bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

"Alasan membuang jasad bayi itu, karena, NN belum menikah dengan EC. Tapi NN sudah hamil anak EC. Ada rasa malu sekaligus takut," bebernya. 

Baca Juga: Penemuan Bayi di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Ngasem Kediri, Begini Kondisinya

Untuk menutupi aibnya tersebut, keduanya lantas membuang jasad buah hatinya itu di saluran irigasi araa persawahan yang mengering masuk wilayah Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. 

Saat ini sepasang kekasih tersebut, telah ditahan di Mapolres Bojonegoro untuk proses hukum selanjutnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.