Minggu, 14 Jun 2026 10:52 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berdayakan UMKM Krupuk Payus di Surabaya

Suasana pelatihan pelaku UMKM di Surabaya oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (Foto: Humas Pelindo/jatimnow.com)
Suasana pelatihan pelaku UMKM di Surabaya oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (Foto: Humas Pelindo/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama PT Terminal Teluk Lamong (TTL), dan STIAMAK Barunawati menggelar program pelatihan Maritimepreneur untuk meningkatkan kualitas daya saing dan sustainability usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). 

Program pelatihan dan bantuan peralatan operasional ini bertujuan untuk memandirikan 20 pengolah dan pemasar krupuk ikan Payus Makmur. Kegiatan ini di ikuti oleh Ibu-ibu di RW 6 Kelurahan Tambak Sarioso Kecamatan Asem Rowo, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan pelatihan UMKM ini merupakan salah satu bentuk komitmen PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) untuk terus memberdayakan warga untuk dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian Indonesia dan dapat membawa dampak positif bagi Masyarakat.

“Kami mengkolaborasikan dunia pendidikan, masyarakat, dan perusahaan untuk menjalankan program TJSL berkesinambungan, fokus kami menaikkan level UMKM karena saat ini penyerapan tenaga kerja terbesar ada di sektor UMKM," ungkap Widyaswendra. 

Sementara itu, Perwakilan STIAMAK Barunawati Gugus Wijonarko menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk menyetarakan kualitas produk, meningkatkan SDM, dan mendampingi hingga produk siap ekspor.

“Melalui program TJSL ini harapannya akan meningkatkan produk hingga ke level ekspor dan memberikan manfaat yang besar bagi Masyarakat.” tegas Gugus, Senin (23/9/2024).

Menurut Gugus, berdasarkan data KADIN Indonesia peran UMKM untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia sangat besar hingga mencapai jumlah 99�ri keseluruhan unit usaha. Pelaku usaha UMKM pada tahun 2023 mencapai sekitar 66 juta. 

"Kontribusi yang diberikan oleh UMKM juga tinggi hingga mencapai 61�ri Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, adapun UMKM menyerap sekitar 117 juta pekerja (97%) dari total tenaga kerja," bebernya. 

Pada pelatihan kali ini Ibu-ibu di RW 6 kelurahan Tambak Sarioso diberikan pemahaman mengenai standar operasional prosedural, pengelolaan mutu, stock opname, izin edar, packaging, lisensi halal untuk menjaga kualitas produk, dan digitalisasi pemasaran. 

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Mereka juga dilatih dasar keuangan, pelatihan tersebut menyasar kepada para pengelola dan pemasar kerupuk payus agar mereka dapat mengelola keuangan bisnis dengan akuntabel dan transparan.

Semuanya kegiatan dirangkum dilaksanakan 2 batch yang di jelaskan oleh dua narasumber yakni Sekretaris Pusat Halal Universitas Airlangga Mochammad Soleh dan Kepala Bagian Keuangan STIAMAK Barunawati Herry Wismanto. 

Terlihat para ibu-ibu nampak begitu semangat, ceria, dan aktif berdiskusi dengan narasumber hingga akhir pelatihan. 

Sekretaris Pusat Halal Universitas Airlangga, Muhammad Sholeh menjelaskan pada pelatihan ini juga dijelaskan terkait alur prosedur produksi hingga hilir kualitas kehalalannya. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Semua perizinan mulai dari sertifikat halal hingga izin edar sebenarnya mudah pengurusannya," kata Sholeh. 

Di sisi lain, Kepala Bagian Keuangan STIAMAK Barunawati Herry Wismanto menyebut bahwa problem manajemen keuangan menjadi salah satu isu penting UMKM agar dapat berkembang dan tidak stagnan. 

“Harus dibiasakan dan memang tidak bisa sekali pelatihan ini langsung terampil. Ibu-ibu harus konsisten menuliskan pembukuan keuangan dan jika perlu dibantu anak-anaknya untuk mengoperasikan excel misalkan," tegasnya. 

Sementara itu, dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan peralatan produksi kepada ibu-ibu pengelola dan pemasar krupuk Payus. Bantuan diberikan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama PT Terminal Teluk Lamong (TTL) agar kedepan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat disekitar. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.