Selasa, 16 Jun 2026 19:15 WIB

Peralihan Rekening Guru Ngaji, Wabup Jember Pastikan Semua Insentif Bisa Diambil

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 21 Sep 2024 13:45 WIB
Wakil Bupati Jember Gus Firjaun menjelaskan terkait peralihan rekening guru ngaji. (Foto: Sugik/jatimnow)
Wakil Bupati Jember Gus Firjaun menjelaskan terkait peralihan rekening guru ngaji. (Foto: Sugik/jatimnow)

jatimnow.com - Wakil Bupati Jember KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman turun tangan terkait keterlambatan pencairan insentif guru ngaji. Gus Firjaun telah meminta Bank Jatim untuk memprioritaskan pencairan semester pertama ini dengan target 14 Oktober 2024 mendatang.

Gus Firjaun mengatakan, keterlambatan pencairan ini memang disebabkan karena peralihan rekening dari BRI ke Bank Jatim.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Namun, dia memastikan hal ini akan menguntungkan para guru ngaji. Karena nantinya, semua insentif bisa ditarik tanpa menyisakan saldo sebagai biaya administrasi.

"Masih proses dan verifikasi penerima. Karena ada permintaan non administrasi dan saldo bisa nol bisa diambil semua," sebutnya. 

Saat ini, pengajuan sekitar 7.086 sudah diselesaikan dan segera dicairkan.

Namun, Gus Firjaun telah berkomunikasi dengan Bank Jatim pusat untuk segera memproses seluruhnya tanpa mengabaikan kecermatan. Menurut Firjaun, jumlahnya yang mencapai puluhan ribu, peralihan harus dilakukan di sana.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Kami sudah kontak langsung dengan pihak Bank Jatim pusat, tapi perlu ada kajian dari divisi hukum dan kajian Bank Jatim," sambungnya. 

"Karena banyak pengajuan dari kota lain, kami minta untuk Jember segera diprioritaskan. Ditargetkan 14 Oktober 2024 ini akan selesai," jelasnya. 

Wabup menegaskan, terkait dengan pencairan insentif guru ngaji tidak ada kaitan dengan politik. Bahkan ia meminta pihak terkait bekerja secara profesional. 

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Tidak cairnya, karena proses tertunda sampai mendekati pilkada. Kami minta kepada pihak dan Bank Jatim kerja secara profesional," pintanya. 

Para guru ngaji sebanyak 21 ribuan nanti bisa mengambil utuh insentif dari Pemkab Jember, karena ke depan sudah tidak ada lagi potongan administrasi dari Bank. 

"Kami memastikan proses tidak ada hambatan, kalau ada kendala kita carikan solusi. Kita upayakan ada akselerasi percepatan. Kasian guru-guru ngaji di kampung-kampung, mereka ikhlas mendidik anak-anak kita," ungkapnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.