Jumat, 19 Jun 2026 00:00 WIB

Volume Air Waduk Bendo Susut, Pemkab Ponorogo Klaim Pertanian Aman

Kondisi Waduk Bendo di Desa Nginden Kecamatan Sawoo. (Foto: Dwi Bendo for jatimnow.com)
Kondisi Waduk Bendo di Desa Nginden Kecamatan Sawoo. (Foto: Dwi Bendo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Musim kemarau menyebabkan penyusutan volume air di Waduk Bendo Ponorogo. Susut terparah wilayah hulu, Desa Ngadirojo Kecamatan Sooko dan Desa Temon di Kecamatan Sawoo. Sedangkan bagian hilir di Desa Nginden, Kecamatam Sawoo, volume air masih terlihat.

Saat ini, volume air waduk tersisa sekitar 50 persen dari total kapasitasnya yang mencapai 43,46 juta meter kubik. Volume air yang tersisa adalah 26,35 juta meter kubik.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Meski demikian, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan bahwa penyusutan air ini tidak berdampak pada aktivitas pertanian di daerah tersebut.

"Bendo menyusut, itu normal saat kemarau. Namun, waduk masih dapat berfungsi dengan baik," ungkap Kang Giri, Sabtu (7/9/2024).

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankn) Ponorogo, Tri Budi, memastikan bahwa meski volume air menurun, 1.900 hingga 2.000 hektare lahan pertanian yang bergantung pada air waduk masih aman.

"Ada di 6 kecamatan, termasuk Sawoo, Sambit, Jetis, Mlarak, Siman, dan Ponorogo Kota, semua pertanian berjalan normal," jelasnya.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Lahan pertanian tersebut ditanami padi dan jagung, dan pertumbuhan tanaman masih berjalan lancar.

“Masih aman sampai November walaupun penyusutan terus berlangsung,” tegas Tri Budi.

Tri Budi optimistis bahwa dengan sisa volume air yang cukup, pertanian tidak akan terdampak hingga musim hujan datang pada November.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Nanti kan November prediksinya hujan. Asal musim panen juga,” pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.