Pemkot Mojokerto Raih Penghargaan Platinum untuk Kinerja dan Governansi Istimewa
jatimnow.com - Pemerintah Kota Mojokerto mendapat penghargaan dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Istimewa kategori Platinum Anugerah Pandu Negeri 2024.
Prestasi membanggakan ini diterima oleh Sekretaris Daerah Gaguk Tri Prasetyo, mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, dari Wakil Presiden Ke-11 RI sekaligus Ketua Dewan Penasihat IIPG Prof. Dr. H. Boediono di Grand Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta pada Kamis (5/9/2024).
Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran
Anugerah Pandu Negeri 2024 ini mengusung tema Governansi dan Inovasi Daerah untuk Indonesia Unggul dan Berdaya Saing. Kategori Platinum menjadi level tertinggi setelah kategori gold, silver dan umum.
Dengan diraihnya Anugerah Pandu Negeri 2024, Gaguk berharap seluruh jajaran di Pemkot Mojokerto semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan birokrasi dan pelayanan publik.
Baca Juga: Akselerasi Pembangunan Jember, Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran di Pemkot Mojokerto untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan dalam birokrasi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan prestasi Kota Mojokerto dalam APN tidak berarti Kota Mojokerto sudah baik dan lantas berpuas diri, namun tetap harus terus bergerak bersama, bersinergi dan berkolaborasi untuk kebaikan masyarakat Kota Mojokerto.
Baca Juga: Gaya Cak Armuji, Saat YouTube Ubah Birokrasi Surabaya Jadi Ruang Publik
"Di tengah era digitalisasi berbagai tantangan harus kita selesaikan, tentunya sinergi dan kolaborasi yang menjadi kuncinya," kata Gaguk.
APN 2024 diberikan berdasarkan hasil penilaian praktik governansi terbaik dari 548 pemda di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran IIPG sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung reformasi governansi sektor publik agar mampu mencapai kinerja terbaik dengan mempertahankan sinergi dan harmonisasi multisektor.
Editor : Endang Pergiwati