Senin, 08 Jun 2026 04:38 WIB

Pemkab Jember Tanggapi Polemik Perizinan Klinik

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 05 Sep 2024 20:10 WIB
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jember Rahman Anda (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jember Rahman Anda (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember menanggapi polemik perizinan klinik di Kota Tembaku. Persoalan ini tengah ramai dibahas di media sosial.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Jember, Tita Fajar Aryatiningsih menerangkan, bahwa pengajuan tersebut belum masuk ke Dinas PM-PTSP Kabupaten Jember.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Berdasar hasil koordinasi dengan dinas terkait, perizinan klinik sebagaimana dimaksud belum masuk ke dalam sistem OSS (online single submission, Red)," ungkapnya, Kamis (5/9/2024).

Bisa jadi, lanjutnya pengurusan administrasi masih belum rampung. Misalnya, belum melakukan permohonan Informasi Tata Ruang (ITR) dan kelengkapan dokumen lain.

Sedangkan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jember Rahman Anda menjelaskan, ada 9 data klinik yang masuk di dinasnya. Di antaranya, di wilayah Kecamatan Kencong, Jenggawah, Sumbersari, dan Patrang.

"Untuk ke-9 klinik itu, ITR sudah keluar. PBG (Persetujuan Pembangunan Gedung) SLF (Sertifikat Laik Fungsi) sedang masuk SIMBG (Sistem Informasi Managemen Bangunan Gedung) dan masih diperlukan kelengkapan dokumen," lanjutnya. 

Yakni, pernyataan layak fungsi dan perhitungan konstruksi dari konsultan.

Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember

Sementara untuk izin rumah sakit, saat ini progres perizinan masih pada tahap pengurusan PKKPR (program kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang) melalui sistem OSS, perlu validasi dan cek lapangan. 

"Setelah itu, bayar SPS lanjut pengurusan pertimbangan teknis pertanahan (pertek) di BPN," terangnya.

"Jika pertek sudah selesai dari BPN, maka dilanjutkan maksimal 10 hari akan kami bahas di Forum Penataan Ruang (FPR) yang nantinya akan menghasilkan berita acara kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang KKPR," tambahnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Saat ini, Rahman mengatakan, perizinan sudah melalui sistem online baik perijinan pemanfaatan ruang (KKPR) maupun Perijinan Mendirikan Bangunan (PBG). 

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pemohon dan masyarakat untuk terus melihat progres dan segera melengkapi dokumen yang kurang lengkap. 

Dengan demikian, perizinan segera diproses sesuai ketentuan. Dalam hal ini, pihaknya membuka ruang konsultasi terhadap semua perizinan. Dengan begitu masyarakat terlayani dengan baik.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.