Sabtu, 20 Jun 2026 08:17 WIB

Pelamar CPNS Ponorogo Kesulitan Akses E-Meterai di Laman Perum Peruri

Ilustrasi PNS Pemkab Ponorogo saat apel di halaman Pendopo (Foto: Prokopim Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)
Ilustrasi PNS Pemkab Ponorogo saat apel di halaman Pendopo (Foto: Prokopim Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Laman resmi sistem e-meterai yang dikelola oleh Perum Peruri mengalami gangguan teknis. Hal ini menjadi kendala yang benar-benar menyulitkan para pelamar menjelang penutupan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Ponorogo.

Sejumlah pelamar rekrutmen CPNS di Ponorogo mengaku mengalami kesulitan untuk memperoleh e-meterai atau meterai digital, yang menjadi syarat wajib dalam pendaftaran tahun 2024 ini.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kendala ini membuat para pelamar kebingungan, mengingat meterai digital belum tersedia secara memadai di berbagai platform.

Andini Kumalasari, salah satu pelamar CPNS di Pemkab Ponorogo, mengungkapkan pengalamannya saat mencoba membeli meterai digital.

“Saya baru mau mendaftar Selasa (3/9/2024) malam. Di berbagai platform tidak ada," ujarnya pada Kamis (6/9/2024).

Ia bahkan telah berupaya mencari e-meterai di kantor pos, namun hasilnya tetap nihil.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kosong, mas. Kemarin pagi ke kantor pos kosong, siang juga masih kosong, katanya gangguan seluruh Indonesia," tambah Andini.

Pengalaman serupa dialami Lidya, warga Kecamatan Babadan, Ponorogo, yang telah berulang kali mengecek platform digital maupun langsung ke kantor pos, namun tetap tidak mendapatkan e-meterai.

“Ya, masih usaha terus memantau informasi di media, siapa tahu kebijakannya berubah," jelasnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Lidya berharap adanya kebijakan alternatif, seperti penggunaan mteerai fisik seperti yang diterapkan pada rekrutmen CPNS tahun-tahun sebelumnya.

“Ribet banget sih, kalau bisa diganti meterai biasa aja, ditempel lalu discan," pungkasnya.

Kesulitan mendapatkan e-meterai ini memang disebabkan laman resmi sistem e-meterai yang dikelola oleh Perum Peruri mengalami gangguan teknis. Kondisi ini tentu berpengaruh buruk pada akses para pelamar untuk mendapatkan meterai digital.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.