Sabtu, 20 Jun 2026 04:42 WIB

Viral Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Begini Endingnya

Tangkap layar video aksi perundungan di SMPN 2 Plumpang Tuban (dok video media sosial)
Tangkap layar video aksi perundungan di SMPN 2 Plumpang Tuban (dok video media sosial)

jatimnow.com - Video perundungan dan penganiayaan yang dilakukan oleh siswa SMPN 2 Plumpang Kabupaten Tuban, viral di media sosial.

Aksi tak terpuji itu diketahui terjadi di lingkungan sekolah. Dalam sebuah video yang beredar, nampak salah satu siswa yang masih mengenakan baju olahraga berwarna merah hitam bertuliskan SMPN 2 Plumpang tiba-tiba menghampiri siswa lain.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Tanpa sebab yang jelas, siswa tersebut tiba-tiba menendang dan memukul korban yang tengah duduk. Sementara, siswa yang menjadi korban perundungan hanya bisa pasrah menerima tendangan dan pukulan yang dilayangkan oleh pelaku.

Mirisnya lagi, aksi perundungan disaksikan oleh teman siswa yang lainnya. Teman-teman siswa yang lain terlihat hanya diam dan menyaksikan korban dihajar dan tidak ada yang melerainya.

Sementara itu, Guru BK SMP Negeri 2 Plumpang, Munadi mengatakan, kasus perundungan itu diketahui terjadi pada Selasa pagi (27/82024) yang lalu. Saat itu, para siswa usai melakukan salat Dhuha dan hendak kembali ke kelas.

Aksi perundungan itu diketahui dilakukan di belakang ruang kelas. Saat itu siswa siswa kelas 8 berinisial D tersebut kemudian mendatangi R siswa kelas 9 yang tengah mengobrol dengan siswa lain. Kemudian pelaku (D) tiba-tiba datang lalu menendang dan memukul korban.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Menurutnya, kejadian perundungan itu dipicu lantaran saling ejek berujung tantangan untuk berduel.

"Kejadian perundungan itu dipicu, karena pelaku merasa tersinggung karena ada informasi dia tidak berani dengan korban dan merasa tertantang sehingga terjadilah pemukulan itu," kata Munadi, Selasa (3/9/2024).

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander mengatakan aksi bullying atau perundungan itu terjadi di SMPN 2 Plumpang.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Menurutnya, pihaknya bakal melakukan mediasi terhadap korban dan pelaku berikut bersama keluarga juga jajaran forpimca dan Dinas terkait sebagai tindak lanjut dari viralnya kasus perundungan tersebut.

"Setelah kami cek akan diadakan mediasi dihadiri guru, forpimcam, serta dari pihak pelaku dan korban serta orang tua," kata Dimas.

Usai kejadian tersebut, orang tua kedua belah pihak kemudian bertemu. Kasus itu kemudian diselesaikan secara keluarga atau berdamai.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.