Senin, 15 Jun 2026 19:03 WIB

Indonesia Penghasil Nikel Terbesar, Erick Thohir: Belum Tergarap Maksimal

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 01 Sep 2024 10:17 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan, Indonesia merupakan penghasil nikel terbesar. Sayangnya, belum tergarap secara maksimal.

Dirinya berharap, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran nanti akan banyak terobosan-terobosan. Salah satunya dalam kebijakan terhadap nikel.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

“Indonesia penghasil nikel terbesar, selama ini diekspor berupa bahan baku begitu saja,” kata Eric di hadapan sekitar 700 peserta seminar nasional di Gedung Soetardjo Jember, Kamis (30/8/2024).

Dia menuturkan, nantinya pemerintah akan membuat kebijakan tata kelola nikel. Jadi tidak akan lagi diekspor bentuk bahan baku.

“Ada 17 produk turunan nikel, nanti nikel harus diproses di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini sudah ada perubahan besar dari mesin berubah menjadi listrik. Jadi kedepan harus bergantung listrik. Masyarakat harus proaktif melihat perubahan ini.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Sekarang motor berganti dari mesin menjadi baterai motor, kita harus siap mengantisipasi perubahan ini. Bengkel mesin kedepan harus berubah ke motor listrik,” ungkapnya.

Erick mencontohkan kunjugan turis ke Indonesia yang kalah jauh dengan Malaysia dan Thailand.

“Kunjungan turis di Indonesia 11 juta, Thailand sampai 30 juta. Ada yang salah, sehingga perlu diperbaiki," pintanya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Erick kembali mencontohkan pengelolaan gula di Indonesia.

“Turunan gula luar biasa, salah satunya etanol. Gula ke depan bukan hanya konsumsi tetapi juga mengurangi impor BBM by etanol,” ujarnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.