Jumat, 19 Jun 2026 16:51 WIB

172 Pengunjung RHU di Surabaya Jalani Tes Urin, Ini Hasilnya

Tim gabungan saat melakukan giat pengawasan terhadap RHU di Surabaya. (Foto: Redho for jatimnow.com)
Tim gabungan saat melakukan giat pengawasan terhadap RHU di Surabaya. (Foto: Redho for jatimnow.com)

jatimnow.com - Total 172 pengunjung dari 2 tempat hiburan malam di Surabaya melakukan tes urine. Tes untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba ini dilakukan di tengah kegiatan pengawasan Pemkot Surabaya terhadap Rekreasi Hiburan Umum (RHU).

Kegiatan pengawasan ini, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, Polrestabes, dan Garnisun Tetap (Gartap) III, digelar Jumat (30/8/2024) malam hingga Sabtu (31/8/2024) dini hari.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Kota Surabaya, Yudhistira menjelaskan, dari 2 lokasi yang disasar semua pengunjung negatif narkotika. Namun petugas menemukan satu anak di bawah umur serta satu orang tidak membawa KTP. Keduanya dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya untuk didata.

“Pada lokasi kedua, kami temukan satu anak di bawah umur, satu orang lagi tidak membawa KTP. Untuk anak di bawah umur kami akan melakukan pembinaan serta menghubungi orang tuanya untuk dijemput, untuk yang tidak membawa KTP kami juga meminta pihak keluarga untuk membawa KTP serta KK yang bersangkutan,” ucapnya.

Yudhistira juga menjelaskan giat pengawasan ini menjadi agenda rutin sebagai upaya pengawasan RHU untuk menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

"Pengawasan ini melibatkan personil dari berbagai instansi terkait, dalam upaya pengawasan gangguan trantibum di wilayah Kota Surabaya," kata Yudhis.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Tak hanya itu, selain menyasar penyalahgunaan narkotika. Giat yang dilakukan ini untuk pengawasan anak-anak dibawah umur.

“Kita juga melakukan pengawasan terhadap anak di bawah umur dan pengunjung yang tidak membawa kartu identitas,” ujar Yudhis.

Ia melanjutkan, pengawasan yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari pengawasan sebelumnya, terutama terhadap tempat hiburan malam. Apabila dalam pengawasan tersebut ditemukan pengunjung positif narkotika, maka pihak BNN akan menindaklanjuti.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

“Seperti pengawasan sebelumnya, jika ada yang positif maka langsung kami serahkan kepada pihak BNN untuk menindaklanjuti prosesnya,” kata Yudhistira.

Diketahui, dalam razia tersebut, Satpol PP Surabaya juga berkolaborasi dengan jajaran pemkot lainnya, serta DPM-PTSP Provinsi Jawa Timur, DLH Provinsi Jawa Timur, Disbudpar Provinsi Jawa Timur serta Dinkopdag Provinsi Jawa Timur

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.