Kamis, 18 Jun 2026 21:20 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia: Potensi Petahana Kalah di Pilkada Jember

  • Penulis :
  • | Jumat, 30 Agu 2024 12:37 WIB
ilustrasi
ilustrasi

jatikmnow.com - Indikator Politik Indonesia melakukan survei di Jember. Dalam survei yang berlangsung pada periode 8 - 11 Agustus 2024 tersebut ternyata dalam Pilkada Jember, petahanan diprediksi akan kalah.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan dalam simulasi head to head, elektabilitas Muhammad Fawait atau Gus Fawait meraik 52,2 persen, unggul atas Hendy Siswanto 39,2 persen. Sedangkan responden tidak tahu atau tidak menjawab (TT/TJ) sebesar 8,7 persen.

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

"Apabila dibandingkan dengan survei Indikator Politik Indonesia periode April, petahana Hendy Siswanto mengalami penurunan elektabilitas dalam survei periode Agustus," kata Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro dalam siaran pers, Jumat (30/8/2024).

"Sebaliknya, terjadi kenaikan elektabilitas Gus Fawait dalam survei periode Agustus dibandingkan dengan survei periode April lalu," lanjut Bawono.

Baca Juga: Bawaslu Jember Tangani 42 Dugaan Pelanggaran Pilkada, 21 Diantaranya Pidana

Diterangkan, survei ini juga menguji simulasi head to head pasangan calon (Paslon) antara Gus Fawait - Djoko Susanto dan Hendy Siswanto - M. Bayla Firjaun Barlaman.

"Temuan survei menunjukkan pasangan calon Gus Fawait - Djoko Susanto 50,7 persen. Sangat berpotensi menumbangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati petahana Hendy Siswanto - M. Bayla Firjaun Barlaman 40,1 persen," tegas Bawono.

Baca Juga: Rekapitulasi Pilkada Jember, Paslon 2 Unggul

Dalam survei ini jumlah sampel 800 responden, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 800 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) 3,5 persen pada tinggkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei Pilkada Jember. (Foto: dok. Indikator Politik Indonesia)Hasil survei Pilkada Jember. (Foto: dok. Indikator Politik Indonesia)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.