Jumat, 19 Jun 2026 05:42 WIB

Terima Pendaftaran Fren, Ketua KPU Kota Kediri Malah Minta Dibangunkan Gedung

  • Penulis :
  • | Kamis, 29 Agu 2024 18:40 WIB
Penyambutan pasangan Fren oleh KPU Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Penyambutan pasangan Fren oleh KPU Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menerima pasangan Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono, sebagai bakal calon wali kota dan Wakil Wali Kota Kediri 2024-2029, di hari terakhir pendaftaran, pada Kamis (29/8/2024) sore.

Seluruh komisioner KPU Kota Kediri menyambut hangat pasangan Bunda Fey dan Regina yang datang menggunakan sepeda, bersama sejumlah pengurus dan simpatisan dari partai pengusung, PAN dan NasDem. Yang janggal, Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian justru meminta bantuan pembangunan gedung.

Baca Juga: Resmi Dilantik Presiden, Wali Kota Termuda Vinanda Prameswati Prioritaskan Pendidikan

Awalnya sambutan Reza cukup normal. Namun, di akhir sambutannya dia berkelakar bahwa saat ini gedung yang dimiliki oleh KPU Kota Kediri sangat lah kecil.

“Kami mohon maaf jika memang kondisinya seperti ini. Nanti, ini titipan dari pak Sek ya, kalau jadi, kalau jadi wali kota ya kami mohon dibangunlah KPU Kota Kediri,” kelakar Reza.

Ditemui usai merampungkan pendaftaran, Reza mengaku hanya guyon atau bercanda. Menurutnya tidak ada tendensi apapun terkait ucapannya sebagai penyelenggara pemilu.

“Kita tidak membedakan antara kemarin dan sekarang ya, tadi kan guyonan istilahnya. Makanya saya tekankan ‘kalau jadi’ karena belum tentu jadi,” jawabnya.

Baca Juga: Momen Vinanda Sungkem Orang Tua Sebelum Dilantik jadi Wali Kota Kediri

Namun, di balik bercandanya itu, dia tetap berharap nantinya pemerintah bisa membangun gedung yang menjadi aset milik Pemkot Kediri tersebut.

“Tadi itu kan saya kepikiran karena gedung kita sempit, ya siapapun yang jadi harapannya, ini kan properti punya pemkot. Jadi, siapapun yang jadi nanti kami harapkan kalau bisa KPU dibangun lagi,” harapnya.

Terkait hal ini, Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudi Agung Nugraha menyebut, secara etika perkataan Reza tidak dapat dibenarkan. Kendati demikian dia belum bisa melakukan penindakan karena belum pada tahapan penetapan calon.

Baca Juga: Vinanda Audiensi dengan Kementerian PU Jelang Pelantikan, Bahas Infrastruktur Kota Kediri

“Kalau secara etika belum bisa dikatakan benar ya tapi kembali lagi saya tidak bisa langsung menjustis karena legal standingnya masih belum menjadi calon,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Yudi yang hadir dalam acara itu pun menegaskan akan melakukan imbauan kepada Reza agar KPU Kota Kediri tetap bersikap baik selama pesta demokrasi, baik Pilgub Jawa Timur maulun Pilwali Kediri 2024.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.