Jumat, 19 Jun 2026 12:42 WIB

Kesenian Tradisional Iringi Pendaftaran Gus Fawait - Djoko ke KPU Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 28 Agu 2024 18:33 WIB
Kesenian tradisional mengiringi pendaftaran Gus Fawait - Djoko ke KPU Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kesenian tradisional mengiringi pendaftaran Gus Fawait - Djoko ke KPU Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesenian tradisional mengiringi pendaftaran pasangan Calon Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait dan Calon Wakil Bupati Djoko Susanto ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember.

Nampak kesenian dan kebudayaan seperti, jaranan, can macanan kadduk, reog dan lainnya mengiringi pasangan Cabup dan Cawabup hingga masuk ke halaman KPU Jember, Rabu (28/8/2024).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Selain itu, 15 ketua partai politik parlemen dan non parlemen serta sejumlah kader turut serta mengiringi Fawait - Djoko di hari kedua pendaftaran ke KPU Jember.

"Saya melakukan pendaftaran bersama, Pak Djoko dan semua ketua partai secara sederhana. Karena kita tidak mau bikin sebuah sesuatu yang fenomenal di tengah angka kemiskinan Kabupaten Jember masih sangat tinggi," kata Fawait.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Walaupun sederhana, Fawait - Djoko tetap menampilkan kebudayaan. Karena bangsa dan daerah yang maju, ialah bangsa dan daerah yang berdaya.

"Budaya di Kabupaten Jember begitu kaya sekali, kabupaten pandalungan, kabupaten yang kaya. Kaya akan budaya, potensi wisata, potensi ekonomi, yang bisa membuat, angka kemiskinan di Kabupaten Jember lebih cepat turun ke depannya," urainya.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

Dengan slogan karena cinta, Fawait mengaku ingin Kabupaten Jember nanti dicintai banyak orang, yang mendatangkan investor dan wisatawan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.