Jumat, 19 Jun 2026 23:21 WIB

Tukang Pijat Ponorogo Kena Tipu Gebetan, Motor Dibawa Kabur

Terduga pelaku saat di angkringan Kalem (Foto: Tangkapan layar kamera CCTV)cctv)
Terduga pelaku saat di angkringan Kalem (Foto: Tangkapan layar kamera CCTV)cctv)

jatimnow.com - Tukang pijat asal Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jematin (54), menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang dikenalnya melalui Facebook. 

Motor milik Jematin dibawa kabur oleh pria tersebut setelah mereka bertemu secara langsung (kopi darat).

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Insiden ini terjadi ketika pelaku dan korban bertemu di angkringan Kalem di Jalan Kalimantan, Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (26/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Kejadian tersebut terekam oleh kamera CCTV di lokasi dan viral di media sosial.

Rekaman CCTV berdurasi 19 detik menunjukkan terduga pelaku yang datang bersama korban di angkringan Kalem dan kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban, yang bermerk Honda Kharisma dengan plat nomor AE 2731 SQ.

Pemilik angkringan, Fandiasa, yang akrab disapa Fandi, mengungkapkan bahwa pada awalnya, korban dan pelaku datang bersama-sama seperti pelanggan pada umumnya, memesan minuman dan makanan.

"Awalnya, mereka datang biasa saja, seperti pembeli lainnya. Mereka pesan minuman dan makanan," jelas Fandi kepada jatimnow.com

Namun, situasi berubah ketika pelaku berpura-pura bahwa handphone miliknya tertinggal di hotel tempat mereka menginap. Karena merasa sudah mengenal, korban pun memberikan kunci kontak sepeda motornya kepada pelaku agar bisa mengambil handphone tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Namun setelah ditunggu satu jam, pelaku tidak kembali. Korban mulai panik karena nomor handphone pelaku tidak bisa dihubungi, baik melalui telepon maupun WhatsApp," kata Fandi.

Korban sempat kembali ke hotel untuk mengecek, tetapi ternyata pelaku tidak kembali ke hotel, dan tidak ada handphone yang tertinggal seperti yang diklaim sebelumnya.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Ponorogo, Iptu Muhammad Mustofa Sahid, mengonfirmasi bahwa korban dan pelaku awalnya berkenalan melalui Facebook, di mana pelaku menggoda korban untuk menjalin hubungan yang lebih serius dan memberikan nomor WhatsApp.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Mereka kemudian bertemu secara langsung. Pelaku bahkan meminta jasa pijat dari korban, yang memang berprofesi sebagai tukang pijat," jelas Iptu Sahid.

Setelah menginap bersama di sebuah hotel, mereka pergi ke angkringan Kalem, di mana pelaku akhirnya melarikan diri dengan sepeda motor korban.

Saat ini, identitas pelaku masih belum jelas, karena akun Facebook yang digunakan ternyata palsu.

"Kasus ini sudah resmi dilaporkan, dan kami sedang melakukan pelacakan untuk menemukan pelaku," pungkas Iptu Sahid.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.