Senin, 08 Jun 2026 01:46 WIB

Komplotan Dukun 'Sakti' Bermodal Boneka Jenglot Diringkus Polisi

Barang bukti yang diamankan polisi dari komplotan ini.
Barang bukti yang diamankan polisi dari komplotan ini.

jatimnow.com - Komplotan penipuan berkedok dukun sakti diringkus aparat Polsek Kalibaru, Banyuwangi. Komplotan yang terdiri dari tiga orang itu menipu korbannya mentah-mentah.

Ketiganya adalah Suprapto (58) warga Dusun Krajan, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran. Saiful Imron (37) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Satu tersangka lagi atas nama Muhammad Giman Linada (39) warga Dusun Cendono, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng," jelas Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar, kepada media, Minggu (23/9/2018).

Ketiga tersangka itu diduga menipu Sujamal (62) warga Dusun Krajan, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, pada Selasa (18/9/2018) lalu.

Penipuan itu sendiri berawal saat korban mencari orang yang dapat menyembuhkan penyakit ayahnya. Hingga kemudian, korban bertemu dengan para tersangka yang mengaku sebagai dukun sakti.

"Setelah pertemuan tersebut para pelaku menjelaskan bahwa penyakit yang di alami ayah korban adalah karena terkena sihir orang," ungkapnya.

Untuk menghilangkan sihir tersebut harus menggunakan minyak 9 wali yang harus dibeli di pasar Sempolan, Jember, dengan harga Rp 7,5 juta. Karena ingin ayahnya sembuh, korban mengiyakan permintaan para tersangka.

"Korban bersama-sama dengan pelaku membeli minyak tersebut, namun setelah sampai di pasar Garahan minyak tersebut masih dijanjikan akan datang dalam beberapa hari," tambahnya.

Beberapa hari kemudian para pelaku datang kembali dengan meminta uang Rp 1,2 juta untuk membeli minyak lagi. Kali ini tujuannya berbeda, yakni minyak itu untuk menarik sebuah akik. Korban pun merasa curiga.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Korban curiga karena minyak yang harga Rp 7,5 juta tidak ada wujudnya," jelasnya lagi.

Polisi akhirnya bergerak untuk menangkap para tersangka usai menerima laporan korban. Para tersangka ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melakukan kejahatannya.

Diantaranya, 2 batang emas dari kuningan, 1 batang emas putih (palsu), sebuah boneka Jenglot dengan di bungkus potongan kain warna hijau. Dua botol berisi minyak, dua batu akik, uang kertas rupiah serta sebuah buah tas selempang.

"Para tersangka diduga melanggar pasal 372 Jo 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan," pungkasnya.

 

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.