Sabtu, 20 Jun 2026 07:29 WIB

177 Personel Gabungan Kota Malang Disiagakan saat Pendaftaran Cakada

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 27 Agu 2024 18:51 WIB
177 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP diterjunkan oleh Polresta Malang Kota untuk menjaga Kantor KPU Kota Malang.  (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
177 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP diterjunkan oleh Polresta Malang Kota untuk menjaga Kantor KPU Kota Malang. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - 177 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP diterjunkan oleh Polresta Malang Kota untuk menjaga Kantor KPU Kota Malang, Selasa (27/8/2024). Hal ini untuk mengantisipasi adanya potensi kerawanan di masa tahapan pendaftaran calon pada Pilkada 2024.

Sebagai informasi, KPU Kota Malang membuka pendaftaran bakal asangan calon wali kota dan wakil wali kota Malang mulai Selasa (27/8/2024) hingga Kamis (29/8/2024).

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel gabungan melakukan koordinasi dan apel di halaman depan Mapolresta Malang Kota.

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, Polresta Malang Kota sudah melaksanakan beberapa tahapan untuk mengantisipasi kerawanan Pilkada 2024.

Yakni, pelatihan peningkatan kemampuan untuk personel yang akan melaksanakan tugas baik kemampuan pengendalian masa, kemampuan bela diri Polri, latihan operasi yang dilaksanakan beberapa pekan lalu, termasuk melakukan gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 juga sudah dilaksanakan.

Begitu juga dengan Simulasi Pengamanan (Sispam) Kota, Polresta Malang Kota juga sudah melaksanakan untuk menghadapi jika keadaan tidak kondusif dan langkah-langkah yang harus dilakukan.

"Dan saat ini sudah memasuki masa pendaftaran ini, Polresta Malang Kota sudah membuat sprint sebanyak 177 personel yang akan dilibatkan untuk melakukan pengamanan pada masa pendaftaran selama 3 hari," kata AKBP Adhitya, Selasa (27/8/2024).

Kabag Ops Polresta Malang Kota AKP Sutomo S.H menjelaskan, total personel ada 530 yang tergabung di Operasi Mantap Praja Semeru 2024 digelar untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilwakot berlangsung.

Pengamanan tidak hanya terfokus pada pendaftaran Paslon, tetapi juga meliputi mekanisme pengawalan dan pengamanan setelah Paslon ditetapkan oleh KPU.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Bahkan Polresta Malang Kota siap memberikan pengawalan khusus kepada para Paslon, Komisioner KPU, serta Bawaslu Kota Malang, untuk memastikan proses Pilwali berlangsung tanpa gangguan.

"Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara seluruh elemen yang tergabung dalam Operasi Mantap Praja Semeru 2024, diharapkan pelaksanaan Pilwali 2024 di Kota Malang dapat berjalan dengan aman, damai, dan tertib, agar masyarakat dapat menjalankan hak pilihnya dengan tenang," katanya.

Selain itu, dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Malang, Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polresta Malang Kota, Selasa (27/8/2024).

Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi mengatakan, bahwa pihaknya berkunjung ke Mapolresta Malang Kota untuk memantau kelancaran proses berjalannya pengamanan Pilkada Kota Malang 2024.

Kunjungan tersebut bagian dari upaya pemantauan pengamanan tahapan Pilkada, termasuk kesiapan Polresta Malang Kota dalam mengawal setiap prosesnya.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Dalam kunjungan ini, pihaknya menggelar rapat koordinasi di Polresta Malang Kota bersama jajaran kepolisian, KPU, dan Bawaslu Kota Malang.

"Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memantau secara langsung kesiapsiagaan Polresta Malang Kota dalam mengamankan tahapan Pilkada, mulai dari proses pendaftaran bakal pasangan calon hingga antisipasi potensi kerawanan seperti unjuk rasa dan bencana," ungkap Adam Rusydi.

Rusydi menekankan, bahwa langkah preventif dan antisipatif perlu dilakukan dengan menentukan titik-titik rawan dan menyiapkan pengamanan yang memadai.

"Kunjungan Komisi A DPRD Jatim ini juga menjadi bagian dari rangkaian pemantauan di sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Sidoarjo, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan. Kami berharap semua proses demokrasi dapat berlangsung dengan lancar," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.