Sabtu, 20 Jun 2026 04:39 WIB

Mahasiswa Jember Demo Tuntut Presiden dan DPR RI Patuhi Putusan MK

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 22 Agu 2024 16:14 WIB
Demo mahasiswa di Jember tuntut agar Presiden Jokowi dan DPR RI patuhi putusan MK. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Demo mahasiswa di Jember tuntut agar Presiden Jokowi dan DPR RI patuhi putusan MK. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mahasiswa di Jember melakukan demonstrasi, menuntut Presiden Joko Widodo dan DPR RI untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Tuntutan mahasiswa yang demo di depan Kantor DPRD Jember, yakni agar Presiden Jokowi dan DPR-RI mematuhi putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Sejumlah mahasiswa yang tergabung di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu mengawal putusan MK 20 Agustus 2024, tentang syarat partai mengusung calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua DPC GMNI Jember Yudha Dwi Prasetyo menyatakan, putusan tersebut mengembalikan marwah MK dan angin segar bagi demokrasi. Ini merupakan cerminan MK sebagai the guardian of contitusion.

"Tetapi harapan besar putusan tersebut, justru dipatahkan oleh Presiden Jokowi yang didesain secara struktur, sistematis dan masif untuk melakukan pembangkangan terhadap konstitusi," katanya, Kamis (22/8/2014).

Dari itu, GMNI menyatakan mosi tidak percaya kepada Presiden Jokowi dan DPR RI. Dari itu, GMNI tegas menolak segala hal yang menciderai konstitusi dan demokrasi serta segala kebijakan negara yang tidak prorakyat.

Yudha meminta DPR RI menghentikan segala aktivitas terkait perancangan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, yang hanya menguntungkan segelintir golongan.

"Kami mendorong DPRD Jember agar mendesak DPR RI supaya membatalkan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada," tegasnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Yudha menegaskan, aksi ini bukan kepentingan politik. Namun demi tegaknya demokrasi dan konstitusi negara.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Jember, mengawal konstitusi dan demokrasi di Indonesia," pintanya.

Dalam aksi tersebut, perawakilan demonstrasn ditemui 6 anggota DPRD Jember.

Widarto salah satu anggota dewan mengatakan, sepakat dengan aksi mahasiswa tersebut.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Widarto juga menegaskan, jika keputusan MK tersebut sudah final dan mengikat, dan langsung dieksekusi oleh KPU.

Widarto menilai, hal ini tentang bagaimana hukum ditegakkan dan demokrasi terjaga dengan baik.

"Kami harap pendidikan politik ini berjalan terus tidak berhenti di mahasiswa, untuk menjaga demokrasi negara. Jangan sampai dikuasi oleh kartel politik," sebutnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.