Selasa, 16 Jun 2026 08:35 WIB

Antisipasi Konvoi Suran Agung, 4 Bus Disiapkan Angkut Pendekar Silat

Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant
Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant

jatimnow.com - Polisi Ponorogo memperketat pengamanan perbatasan mengantisipasi agenda tradisi Suran Agung yang rencananya digelar oleh Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), pada Minggu (23/9/2018) mendatang di Madiun.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, mengatakan, akan tegas terhadap para pendekar peserta Suran Agung.

"Ya sesuai kesepakatan, pendekar yang boleh berangkat dari cabang 15 orang, pengurus ranting 8 orang dan sub ranting 8 orang," katanya, Sabtu (22/9/2018).

Polisi telah menyiapkan 4 bus untuk mengangkut pendekar dari Ponorogo yang mengikuti Suran Agung.
 
"Pendekar yang ikut Suran Agung harus naik roda empat atau lebih tertutup," terangnya

Selain itu, pendekar dilarang ke Madiun dengan mengendarai sepeda motor. Menurutnya, mereka yang nekat berangkat tentu akan dikembalikan.

"Diluar rombongan yang kami koordinir tentu akan kami kembalikan. Makanya kami lakukan penyekatan di Madiun-Ponorogo," katanya.

Dalam hal ini polisi akan bertindak tegas menghalai pendekar di luar rombongan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bisa saja mereka sembunyi-sembunyi. Itu yang kami antisipasi," terangnya.

Petugas polisi juga disiagakan di perbatasan di Wonogiri-Ponorogo atau tepatnya di Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

"Nah kalau perbatasan Wonogiri antisipasi pendekar Wonogiri masuk juga. Karena sesuai kesepakatan tidak boleh diluar korwil Vl, yakni, Kota Madiun, Cabang Madiun, Cabang Ngawi, Cabang Magetan, Cabang Ponorogo, Cabang Nganjuk dan Cabang Bojonegoro," terangnya.

Sementara, untuk jumlah personel, Radiant mengatakan telah menyiapkan ratusan personel yang terdiri dari 60 dari Polres Ponorogo, 20 dari TNI, 7 dari Dinas Perhubungan, 7 dari Satpol PP serta 20 petugas dari Forum Komunikasi Pencak Silat dan Bela Diri (FKPSB).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.