Minggu, 21 Jun 2026 06:00 WIB

Tanpa Putusan MK Pilkada Jember Lawan Kotak Kosong, Bupati Hendy: Rakyat Tak Ada Pilihan

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 22 Agu 2024 10:20 WIB
Hendy saat hadir acara tasyakuran PDIP Jember di kantornya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Hendy saat hadir acara tasyakuran PDIP Jember di kantornya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tanpa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 tahun 2024, Pilkada Jember dipastikan akan melawan kotak kosong.

Saat ini 7 partai sebanyak 42 dari 50 kursi DPRD Jember telah memutuskan dukungannya kepada satu calon Muhammad Fawait. Hanya tersisa 8 kursi dari PDIP yang tidak bisa mengajukan calon bupati sendiri.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

Menanggapi hal itu, bakal calon petahana Hendy Siswanto menyampaikan terima kasih kepada MK. Menurutnya ini bagian demokrasi yang bagus. 

"Seandainya MK tidak mengeluarkan putusan seperti yang dirasakan sekarang, Pilkada 2024 terjadi melawan bumbung kosong," kata Hendy ditemui di acara tasyakuran PDIP Jember di kantornya, Rabu (21/8/2024).

Di samping itu, Hendy yang saat ini menjabat Bupati Jember tentu mempunyai tanggung jawab kepada rakyat, yang mana APBD Jember digunakan untuk membayar KPU dan Bawaslu. 

Baca Juga: Incar Suara Pemilih Pemula, PDIP Jember Lantik Ratusan Pengurus PAC Milenial

"Sedangkan pelaksanaan pilkada melawan bumbung kosong, artinya rakyat tidak ada pilihan," ungkapnya. 

"APBD ini uang rakyat, secara pribadi kami harus harus tanda tangan, dan apa yang harus kami pertanggung jawabkan. Meskipun kotak kosong ini institusi, namun tidak ada pilihan," sambungnya. 

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Pangan, PDIP Jember Gerak Cepat Tanam Pendamping Nasi

Namun untuk saat ini, putusan MK begitu turun sangat menggembirakan dirinya dan rakyat Jember.

"Begitu putusan MK turun dan yang dihitung sejumlah atau perolehan suara, sehingga semua partai yang memiliki 6,5 persen boleh mengajukan calonnya dan membuat saya bangga," tandasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.