Sabtu, 20 Jun 2026 03:13 WIB

Profil Gus Qowim, Pendamping Vinanda Prameswati di Pilwali Kediri 2024

  • Penulis :
  • | Senin, 19 Agu 2024 20:00 WIB
Potret Gus Qowim. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Potret Gus Qowim. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Teka-teki pendamping Vinanda Prameswati, calon Wali Kota Kediri 2024-2029 akhirnya terjawab. KH. Qowimuddin Thoha, yang akrab Gus Qowim secara mengejutkan tampil dalam penyerahan surat rekomendasi oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Demokrat di Jakarta, beberapa waktu lalu. Siapa dia?

Gus Qowim adalah putra KH. Thoha Mu'id, pendiri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul. Motivasi sang ayah lah yang membuat santri Pondok Pesantren Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah itu bertekad untuk mendarmakan dirinya untuk Kota Kediri, kota kelahirannya.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

"Saya ingat pesan orang tua saya, dulu ketika beliau diminta untuk mengisi pengajian. Aku lek dikon ngaji, saben dino ngaji. Gelem aku lek dijak mraktekne ngaji. Ngamalne ngaji. Saiki praktek ae. Ngamalne ngilmune. Itulah kemudian terwujud rumah sakit (RS Islam Al-Arafah)," terang Gus Qowim di kediamannya Ponpes Al Ishlah Bandar Kidul Kota Kediri, pada Senin (19/8/2024).

Jika selama ini Gus Qowim banyak menghabiskan waktunya bersama para santri di pondok pesantren, kini ia akan berbuat yang lebih besar untuk masyarakat Kota Kediri.

Adik ipar dari Wakil Wali Kota Kediri periode 2014-2019 dan 2019-2024, almarhumah Hj. Lilik Muhibbah ini akan mendampingi Mbak Vinanda pada kontestasi Pilwali Kediri, November nanti. Dia pun telah mendapatkan restu dari sang ibu dan keluarga besarnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Ketika saya diminta untuk menjadi pendamping Mbak Vinanda, menjadi wakilnya, menjadi pendampingnya melalui proses yang tidak pendek. Juga panjang. Telaah, renungan. Apa yang bisa saya lakukan ketika saya iya. Dan banyak hal yang menjadi pertimbangan-pertimbangan yang pada akhirnya saya melihat sosok mbak Vinanda yang muda, yang energik, yang ingin membangun Kotanya," terang sosok ulama sederhana ini.

Gus Qowim melihat niat yang kuat dari Mbak Vinanda untuk mewakafkan hidupnya untuk membangun Kota Kediri. Kesungguhan niat tersebut yang membuat hati Gus Qowim terketuk.

“Saya akhirnya krentek juga akhirnya. Bismillah Tawakaltu 'Alallah," ucap Gus Qowim.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Terlepas dari itu semua, menurut Gus Qowim, Mbak Vinanda menganggapnya sebagai seseorang yang sudah berpengalaman dan mengetahui kondisi Kota Kediri. Sehingga bisa dijadikan sebagai teman sharing, teman curhat hingga tempat untuk mengadu.

"Komunikasinya sudah nyambung. Kayaknya sudah tidak ada kendala ketika kami bisa berjalan bersama mewujudkan niatan kami membangun Kota Kediri lebih mapan. Mapan dalam segala hal. Semoga niatan seperti ini diridhoi Allah SWT. Tidak ada tujuan lain, selain saya ingin mendarmakan diri, saya ingin berkhidmah untuk Kota Kediri. Saya ingin berbuat yang lebih untuk Kota Kediri," tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.