Sabtu, 20 Jun 2026 23:41 WIB

Pemkab Probolinggo Bangun Pusat Oleh-oleh Produk UMKM, Telan Dana Rp1,5 Miliar

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 19 Agu 2024 16:22 WIB
Proses pembangunan pusat oleh-oleh khas Probolinggo (Foto: Arif for jatimnow.com)
Proses pembangunan pusat oleh-oleh khas Probolinggo (Foto: Arif for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah memulai pembangunan pusat oleh-oleh yang berada di Kelurahan Patokan, Kraksaan, yang bertujuan untuk memajukan perekonomian lokal, terutama para pelaku UMKM.

Proyek pembangunan pusat oleh-oleh tersebut dibiayai oleh Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2024 dengan nilai kontrak sebesar Rp1.564.720.000.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, pembangunan pusat oleh-oleh khas Probolinggo itu telah dimulai sejak tanggal 18 Juli 2024 lalu, dan ditargetkan akan selesai pada 11 Desember 2024.

"Kita target pembangunannya selesai pada bulan Desember mendatang, sehingga tahun baru sudah bisa beroperasi," kata Ugas Irwanto, Senin (19/8/2024).

Pembangunan tersebut berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) nomor 602.1/4.709/SP.PK/426.113/2024, yang bertujuan untuk menyalurkan hasil produk UMKM.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Ugas menuturkan, selama ini banyak pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo yang mengeluh terhadap susahnya memasarkan produk yang dihasilkan.

Pusat oleh-oleh khas Probolinggo yang sedang digarap Pemkab ini disebut menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

"Dengan adanya pusat oleh-oleh ini, diharapkan sekitar 60% produk UMKM bisa terserap dan dipasarkan dengan lebih baik," tuturnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Selain untuk memajukan UMKM di Kabupaten Probolinggo, pusat oleh-oleh itu juga diharapkan mampu menarik minat wisatan untuk beekunjung ke Kota Mangga.

"Proyek ini diharapkan dapat mendukung kepentingan strategis daerah, khususnya dalam meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal melalui keberadaan pusat oleh-oleh khas yang representatif di Kabupaten Probolinggo," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.