Minggu, 14 Jun 2026 22:45 WIB

Nyawa Pasutri Lansia yang Terbakar di Dalam Rumah Tak Tertolong

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara

jatimnow.com - Pasutri lansia, Supiati (70) dan Fadhilah (65) yang ditemukan terbakar di dalam rumah akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD Blambangan.

Meski telah mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar yang dialami, kedua korban tak dapat tertolong.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Dari keterangan yang didapat, Fadhilah meninggal sekitar pukul 19.30 Wib, Kamis (20/9) malam. Sementara Supiati meninggal Jumat (21/9/2018) pagi sekitar pukul 05.00 Wib.

Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki membenarkan kabar meninggalnya kedua Pasutri yang terbakar di rumah kontrakannya. Pasalnya, luka bakar yang dialami kedua korban terhitung parah.

Baca Juga: Pasutri Lansia Terbakar di Dalam Rumah, Begini Kondisinya

Rencananya kedua Pasutri lansia yang dikabarkan tidak memiliki keluarga di Banyuwangi tersebut akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Karangrejo.

"Kami sudah koordinasi dengan aparat kelurahan, sudah dipastikan akan dimakamkan di Karangrejo," kata AKP Ali saat dikonfirmasi, Jumat (21/9/2018).

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Sementara itu, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan motif atas kejadian yang membuat keduanya terbakar dan akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan, dari barang bukti yang diamankan botol bensin yang disita petugas merupakan bahan bakar yang biasa dibawa Fadhilah pergi melaut.

"Untuk hasil pemeriksaan TKP kita masih menunggu informasi dari tim identifikasi Polres Banyuwangi," pungkasnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratistha Wijaya mengatakan, seluruh barang bukti dan data di TKP kebakaran telah dikirimkannya kepada laboratorium forensik (labfor) untuk dilakukan penelitian.

"Rencana kita akan menggunakan tim labfor agar kita bisa mengetahui penyebab pastinya," tandas Panji.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.