Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

Warga Jember Tandu Anak Selandia yang Sakit, Medan Jalan Sulit

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 09 Agu 2024 17:11 WIB
Warga tandu anak yang sakit (Foto: Tangkapan layar media sosial)
Warga tandu anak yang sakit (Foto: Tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com - Karena medan jalan yang sulit, dan ambulans tidak bisa diakses, warga Selandia, Kecamatan Tanggul Jember, terpaksa membawa anak yang sakit dengan tandu.

Anak yang sakit dan tidak bisa berjalan itu, terpaksa harus ditandu setelah menjalani operasi.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Video anak sakit dan harus ditandu ini sempat viral di media sosial.

Dalam video tersebut, nampak jalan yang harus dilewati rusak dan berada di area perkebunan. Sehingga ambulans ataupun mobil tidak bisa masuk.

Selain jalannya kecil juga sempit, serta banyak bebatuan yang tidak memungkinkan mobil bisa melewati.

Anak yang harus ditandu dengan sarung dan bambu itu, yakni Nadila (12) warga dusun setempat, dengan 35 kepala keluarga.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Untuk menuju ke titik penjemputan ambulans, anak tersebut harus menempuh jarak sejauh 1,5 kilometer.

"Keponakan saya sakit memang pak, umur 12 tahun, pascaoperasi yang ia alami, kebetulan kemarin sakitnya kambuh," kata Paman Nadila, Jumat (9/8/2024).

"Memang kondisi jalan tidak bisa diakses karena medan curam. Jadi warga pakai tandu dan sarung agar yang sakit cepat mendapat pertolongan medis," sambungnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sementara, perangkat desa setempat Yoni menambahkan, akses jalan rusak dan medan sulit, meski penerangan sudah bagus dan air juga mudah, namun akses jalan dari dulu jadi permasalahan.

"Ini siang hari mas, kalau malam hari dengan akses seperti ini ada orang sakit, kami harus sigap dan akan melakukan hal yang sama, yaitu angkat pakai tandu dari bambu dan sarung," ungkapnya.

Dirinya berharap, ada perbaikan jalan agar akses mudah untuk segala kegiatan, termasuk mempermudah orang sakit hingga benar-benar merasakan kemerdekaan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.