Rabu, 17 Jun 2026 18:37 WIB

Ekosistem Pers di Lamongan Berjalan Ideal, Tingkatkan Kompetensi lewat OKK

Salah satu pemateri OKK PWI Jatim Angkatan XVIII di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu pemateri OKK PWI Jatim Angkatan XVIII di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim menyebut Iklim kewartawanan di Kabupaten Lamongan cukup ideal. Hal itu berdasar dari sikap pemerintah setempat yang memosisikan pers sebagai pilar dan fondasi penting dalam laju pembangunan di Kota Soto.

Lutfil menegaskan bahwa hubungan apik ini terjadi dari dukungan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang mampu adaptif dan menjadikan pers sebagai mitra kerja.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Saya kira iklim kewartawanan di Lamongan sangat baik. Pemerintahan mengerti betul bagaimana peran pers entah itu sebagai katalisator program maupun pelayanan masyarakat," urai Lutlif saat Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) angkatan XVIII Lamongan, Kamis (8/8/2024)

Lutfil menyampaikan bahwa sinergi tersebut bisa menjadi contoh di daerah lain. Juga mengapresiasi Bupati Yes yang terus melibatkan diri saat insan pers menggelar kegiatan.

"Saya menemukan hal baru ketika pemerintah memperlakukan pers sebagai mitra yang sesungguhnya. Saya tahu banyak program dan inovasi daerah disampaikan dengan apik melalui siaran berita dengan sentuhan ide dan gagasan wartawan," urai Lutfil.

Tak lupa Lutfil menekankan kepada peserta OKK bahwa kegiatan ini merupakan dasar perilaku yang harus dipatuhi anggota maupun calon PWI.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya

"Jadi OKK ini dasar, tidak kemudian bisa serta merta jadi wartawan. Itu pentingnya OKK bagaimana UU Pers 10 bab 21 pasal dijelaskan secara komprehensif," katanya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa lewat kegiatan OKK ini, pers diharap bisa terus menjadi pilar melengkapi kolaborasi phentahelix.

"Dalam konteks kolaborasi kita menempatkan media adalah hal penting. Lewat kolaborasi phentahelix bahwa media menjadi peran yang sangat vital dalam proses pembangunan di Kabupaten Lamongan," bebernya.

Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura

Pak Yes mengulas bahwa saat 2020 badai Covid-19 menerjang pers bisa menjadi alat yang ampuh untuk mengedukasi masyarakat. Juga, dalam pemulihan pasca-Covid-19, pers turut serta dalam pemulihan pertumbuhan ekonomi.

"Kilas balik di 2020 saat Covid-19, dengan semangat kolaborasi kita bisa mengembalikan pertumbuhan ekonomi itu pulih kembali. Gerakan yang kita lakukan ditopang baik oleh media. Ternyata media mampu mendorong bangkitnya ekonomi dan bisa menjadi fondasi," papar Pak Yes.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.