Jumat, 19 Jun 2026 09:32 WIB

Mas Dhito Targetkan Pemberian Insentif untuk Ribuan Guru Tapos di Kediri

  • Penulis :
  • | Rabu, 07 Agu 2024 07:45 WIB
Mas Dhito saat menghadiri workshop Art and Clay bagi pendidik tapos di Gedung Bagawanta Bhari. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat menghadiri workshop Art and Clay bagi pendidik tapos di Gedung Bagawanta Bhari. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menargetkan pemberian insentif untuk seluruh tenaga pendidik taman posyandu (Tapos) yang tersebar di tiap desa.

Mas Dhito menyebut, guru-guru tapos ini mempunyai peran yang penting dalam memberikan pendidikan dasar bagi anak. Pemberian insentif dari pemerintah daerah itu diharapkan membantu peningkatan kesejahteraan bagi mereka.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“1554 guru tapos akan mendapatkan satu juta dua ratus tiap tahunnya, sebelumnya tidak ada (insentif),” kata Mas Dhito saat menghadiri workshop Art and Clay bagi pendidik tapos di Gedung Bagawanta Bhari, Selasa (6/8/2024) siang.

Dalam kesempatan itu, Mas Dhito, juga menggali aspirasi dari pendidik tapos mulai dari kesejahteraan, pemberian beasiswa, jaminan kesehatan hingga sistem pendidikan bagi anak.

“Menyamakan rasa, olah roso dengan guru-guru tapos apa yang menjadi persoalan mereka,” tambah Mas Dhito.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin menambahkan, pemberian insentif bagi pendidik tapos ini telah dimulai secara bertahap pada 2024.

Penyaluran insentif dilakukan dalam 3 bulan sekali, yang mana dalam sekali penyaluran penerima manfaat mendapatkan Rp100 ribu setiap bulannya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Menindaklanjuti instruksi bupati berusia 32 tahun itu, Muhsin mengungkapkan dari total guru tapos yang ada, masih ada sekitar 600 guru yang belum mendapat insentif dan akan diusulkan di tahun depan.

“Jadi tahun depan nanti akan kita usulkan di pembahasan APBD 2025,” ujarnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.