Kamis, 11 Jun 2026 06:59 WIB

Perangkingan Eco Campus Seluruh Dunia Digelar di ITS

Rektor ITS berfoto bersama para narasumber Lokakarya Nasional UI Green Metric World University Ranking, Kamis (20/92018).
Rektor ITS berfoto bersama para narasumber Lokakarya Nasional UI Green Metric World University Ranking, Kamis (20/92018).

jatimnow.com — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya didaulat sebagai tuan rumah Lokakarya Nasional UI Green Metric World University Ranking dan Seminar Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan atau program Eco Campus, Kamis (20/92018).

UI GreenMetric merupakan program perankingan dunia yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia (UI) ini berguna untuk menilai universitas atau perguruan tinggi yang memiliki program eco campus. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Riri Fitri Sari, Ketua Tetap Panitia UI GreenMetric mengatakan, UI Green Metric merupakan salah satu dari sepuluh program perankingan kampus yang berskala internasional dan sudah mendapatkan pengakuan dunia.

"Sampai saat ini total kampus yang telah terdaftar menjadi peserta UI GreenMetric berjumlah 619 yang tersebar di 76 negara. Ada enam kriteria yang dijadikan sebagai tolok ukur dalam perankingan dunia ini. Antara lain pengaturan lahan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, penggunaan air, transportasi, pengelolaan sampah, serta pendidikan dan penelitian," jelas Riri.

Ia juga mengaku prihatin karena dari 4 ribu lebih perguruan tinggi yang ada di Indonesia, hanya kurang dari 60 perguruan tinggi yang mengikuti program UI GreenMetric ini.

“Lingkungan kampus yang bersih dan hijau, serta sarana prasarana yang bisa menunjang keberlanjutannya, bisa menjadi tempat pembelajaran yang menyenangkan bagi mahasiswa,” tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Rektor ITS Prof Joni Hermana saat membuka acara itu mengatakan, yang seharusnya dibawa semangatnya mengikuti kegiatan ini bukanlah untuk dapat menjadi nomor satu pada program pemeringkatan dunia ini.

"Namun, lebih daripada itu, setiap kampus harusnya membawa semangat kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Di ITS, kami terus berbenah dan terus berusaha menjadikan kampus sebagai kampus yang hijau dan menimbulkan kesadaran bagi warga ITS agar turut menjaga lingkungan kampus,” ujar Prof Joni

Ia menjelaskan, ITS ini sebagai institusi yang mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sehingga sudah sepatutnya menjadi contoh yang baik dalam melakukan pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Sekedar informasi, pada tahun 2017 lalu, ITS berhasil menempati posisi ketiga dalam perankingan UI GreenMetric skala nasional dan menempati posisi 57 di tingkat dunia," jelasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.